Dilantik jadi Anggota PPS Prabumulih, Ternyata Hanya Dikontrak selama 15 Bulan

Dilantik jadi Anggota PPS Prabumulih, Ternyata Hanya Dikontrak selama 15 Bulan

Ketua KPU Kota Prabumulih Marjuansyah SIP melantik dan mengambil sumpah janji anggota PPS se Kota Prabumulih, di gedung kesenian rumdin wako, Selasa 24 Januari 2023.-Palpos.id-

PRABUMULIH, PALPOS.ID - Pasca menjalani tahap seleksi penerimaan yang cukup ketat, akhirnya 111 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kota Prabumulih resmi dilantik.

Pelantikan anggota PPS tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP dan disaksikan Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM, Kajari Roy Riady SH MH, Kabag Ops Kompol Helmi dan anggota KPU Kota Prabumulih.

Pelantikan dan pengucapan sumpah janji tersebut berlangsung di gedung kesenian rumah dinas walikota Prabumulih, pada Selasa 24 Januari 2023. 

Ketua KPU Kota Prabumulih, Marjuansyah SIP mengatakan seleksi PPS tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. 

BACA JUGA:471 PPS di OKU Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU OKU...

BACA JUGA:Jujur dan Jaga Kode Etik, Pesan Pj Bupati Muba untuk 726 Anggota PPS Dilantik...

Dimana mulai tahun ini, untuk pertama kalinya diberlakukan tes CAT bagi peserta seleksi.

"Tahun ini terdapat 762 pendaftar seleksi PPS. Dari jumlah itu ada 507 yang lulus seleksi CAT dan seleksi akhir wawancara kita ambil 111 orang," ungkap Marjuansyah.

Dikatakannya dengan diterapkannya sistem CAT, maka pelaksanaan seleksi PPS lebih transparansi, akuntabilitas dan berlangsung fair.

"Tidak ada manipulasi, hasil CAT nya murni. Sampai hari ini pun saya tidak tahu hasil CAT beberapa waktu lalu," ucapnya.

BACA JUGA:765 Calon Anggota PPS Dinyatakan Lulus

BACA JUGA: 893 Calon PPS Ikuti Tes Wawancara

Lebih lanjut Marjuansyah berharap, dengan telah dilakukannya pelantikan tersebut anggota PPS dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan aturan perundang-undangan dan peraturan KPU.

"Tentunya karena KPU ini instansi vertikal, kita harus satu komando satu arah mulai dari KPU RI, Provinsi, kabupaten/kota sampai tingkat bawah hingga semuanya tidak ada main intrik sendiri-sendiri," tegasnya seraya menuturkan penyelenggara pemilu itu satu dari atas ke bawah.

Sumber: