Tank Challenger 3 Baru Angkatan Darat Inggris jalani Uji Coba Tembakan Langsung Pertama

Tank Challenger 3 Baru Angkatan Darat Inggris jalani Uji Coba Tembakan Langsung Pertama

--

NASIONAL, PALPOS.ID-Tank tempur utama terbaru Angkatan Darat Inggris, Challenger 3, telah mencatatkan tonggak penting dalam sejarah militer modern dengan berhasil menyelesaikan uji coba penembakan langsung pertamanya di Jerman.

Kabar ini dilansir oleh Rheinmetall BAE Systems Land (RBSL) dan menandai fase kritis dalam pengembangan kendaraan tempur canggih ini.

Uji coba yang bertujuan untuk memastikan keakuratan dan efektivitas meriam smoothbore 120mm yang baru ini, dilakukan sesuai dengan Standar Referensi NATO untuk memverifikasi kinerja tank pada berbagai jarak.

BACA JUGA:Bocoran Rendering KC-Z: Pesawat Tanker Siluman Masa Depan dari Lockheed Martin Terungkap

BACA JUGA:KSAL Optimistis TKDN Kapal Selam Scorpene Evolved Lebih dari 50 Persen

Challenger 3 adalah lambang dari inovasi dan teknologi mutakhir dalam dunia militer.

Tank ini merupakan hasil dari kerja sama antara RBSL dan Rheinmetall, dua perusahaan yang memiliki reputasi tinggi dalam industri pertahanan.

Dengan peluncuran pertama dari jalur produksi di Telford pada Januari 2024, tank ini kemudian dikirim ke Jerman untuk serangkaian pengujian ketat yang dirancang untuk menantang setiap aspek dari kinerjanya.

BACA JUGA:Babcock Tandai Milestone Penting: Mesin Utama Terpasang di HMS Active!

BACA JUGA:Kerjasama Strategis di DSA 2024 Antara Korea Selatan dan Malaysia

Pengujian di Jerman ini tidak hanya penting untuk memvalidasi desain dan kemampuan teknis Challenger 3, tetapi juga untuk memastikan bahwa tank ini mampu memenuhi tuntutan medan perang modern yang terus berkembang.

Dalam tes ini, Challenger 3 menunjukkan performa luar biasa, menembakkan meriam 120mm dengan presisi dan akurasi yang mengesankan pada berbagai jarak.

Hal ini menjadi bukti bahwa tank ini siap menghadapi berbagai situasi tempur yang kompleks dan menantang.

Program modernisasi Angkatan Darat Inggris, yang mencakup pengembangan Challenger 3, merupakan upaya ambisius untuk melengkapi pasukan dengan teknologi pertahanan terdepan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: