Ribuan CPNS Formasi 2024 Mengundurkan Diri: Ini Alasan Lengkap Menurut Kepala BKN

Ribuan CPNS Formasi 2024 Mengundurkan Diri: Ini Alasan Lengkap Menurut Kepala BKN.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id
Faktor restu keluarga ternyata menjadi penentu utama.
Tidak sedikit peserta yang, meski secara pribadi siap menjalani tugas sebagai ASN, namun akhirnya mundur karena tidak mendapat dukungan dari orang tua, pasangan, atau anggota keluarga lainnya.
BACA JUGA:Tuntas, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Pantau Pelaksanaan Tes SKB Kesamaptaan CPNS Hari Terakhir
BACA JUGA:Curi Perhatian Penguji, Ratusan Peserta SKB CPNS Unjuk Kebolehan di Sesi Wawancara dan Keterampilan
3. Alasan Kesehatan Keluarga (Orangtua)
Ada pula peserta yang harus memilih keluarga daripada karier.
Kasus ini biasanya terjadi ketika orang tua sedang dalam kondisi sakit atau membutuhkan pendampingan, sehingga peserta merasa tidak mungkin meninggalkan mereka.
4. Tidak Menyelesaikan DRH (Daftar Riwayat Hidup) atau Pemberkasan
Sebagian peserta secara administratif dianggap mengundurkan diri karena tidak melakukan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) secara online maupun pemberkasan secara manual dalam waktu yang telah ditentukan oleh instansi.
5. Melanjutkan Studi S2 atau S3
Sebagian kecil peserta rupanya sedang atau akan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister atau doktoral.
Karena adanya komitmen studi jangka panjang, mereka memutuskan untuk menunda atau bahkan tidak mengambil kesempatan sebagai ASN.
Menanggapi fenomena ini, BKN mengisyaratkan perlunya evaluasi lebih dalam terhadap proses optimalisasi dan transparansi informasi sejak awal.
Banyak peserta ternyata tidak benar-benar memahami konsekuensi dari program optimalisasi, termasuk penempatan lintas wilayah atau instansi yang sebelumnya tidak mereka lamar.
“Pemerintah tentu akan melakukan evaluasi. Harus ada mekanisme penyaringan informasi yang lebih baik di tahap awal. Transparansi tentang lokasi penempatan, budaya kerja di instansi, dan tanggung jawab jabatan harus lebih ditekankan,” kata Prof Zudan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: