Iklan Astra Motor

TPID Sumatera Selatan Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

TPID Sumatera Selatan Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

TPID Sumatera Selatan Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H-Foto:dokumen palpos-

PALEMBANG, PALPOS.CO - Pada Februari 2026, inflasi Provinsi Sumatera Selatan tercatat sebesar 0,58% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,05% (mtm).

Secara tahunan, inflasi mencapai 4,36% (yoy), naik dari 2,91% (yoy), sejalan dengan inflasi nasional yang meningkat menjadi 4,76% (yoy).

Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh normalisasi diskon tarif listrik yang menimbulkan lower base effect pada 2025.

Secara bulanan, inflasi terutama didorong oleh kenaikan harga emas (0,25%), cabai merah (0,08%), daging ayam ras (0,03%), tomat (0,03%), dan telur ayam ras (0,02%).

BACA JUGA:Bagikan Sembako, Feby Deru Berbagi Kebahagiaan dengan Warga Talang Kepuh

BACA JUGA:Herman Deru Terima Audiensi Alumni IKM Gontor Palembang, Perkuat Silaturahmi dan Validasi Data Alumni

Kenaikan harga emas sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap instrumen safe-haven di tengah dinamika ekonomi global.

Sementara itu, peningkatan harga komoditas pangan seperti daging ayam dan telur ras dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi pada periode HBKN Imlek dan Ramadan.

Adapun kenaikan harga komoditas hortikultura juga dipicu terbatasnya pasokan akibat gangguan cuaca di daerah sentra produksi.

Ke depan, tekanan inflasi diprakirakan masih berlanjut seiring meningkatnya konsumsi masyarakat pada Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Risiko kenaikan harga pangan, khususnya hortikultura, tetap perlu diantisipasi mengingat curah hujan diprediksi berada pada level menengah - tinggi hingga Maret 2026.

BACA JUGA:Perkuat Reformasi Birokrasi, Sekda Edward Candra Tegaskan Sistem Merit Sumsel Fokus pada Dampak Layanan

BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Teken Kontrak Bantuan Hukum Bersama 14 OBH Terakreditasi

Selain itu, harga emas perhiasan diperkirakan masih berada pada level tinggi sehingga berpotensi mendorong kenaikan inflasi inti.

Namun demikian, tekanan inflasi diprakirakan tertahan oleh puncak panen raya padi pada Februari–Maret 2026 yang akan memperkuat pasokan pangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait