Iklan Banner Pemprov - Idul Fitri 1 Syawal 1447 H
Iklan Banner Idul Fitri 1447 Empat Lawang
Iklan Astra Motor

Herman Deru Tegas! PPPK Sumsel Dipastikan Aman dari PHK Meski Ada Kebijakan Efisiensi.

Herman Deru Tegas! PPPK Sumsel Dipastikan Aman dari PHK Meski Ada Kebijakan Efisiensi.

Herman Deru Tegas! PPPK Sumsel Dipastikan Aman dari PHK Meski Ada Kebijakan Efisiensi. -Fhoto: humas pemprov sumsel-

PALPOS.CO - Kabar menenangkan datang dari Sumatera Selatan. Di tengah isu efisiensi anggaran yang memicu kekhawatiran di berbagai daerah, Gubernur Herman Deru memastikan satu hal penting: tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi PPPK di lingkungan Pemprov Sumsel.

Penegasan itu disampaikan langsung oleh Herman Deru saat apel gabungan dan halal bihalal Aparatur Sipil Negara (ASN) di Palembang, Senin (30/3/2026).

Momentum pasca-Idulfitri tersebut justru menjadi panggung untuk memberikan kepastian kepada ribuan pegawai yang sempat dihantui kekhawatiran.

Di hadapan jajaran ASN, Herman Deru berbicara lugas dan tegas. Efisiensi, menurutnya, bukan alasan untuk mengorbankan tenaga kerja.

BACA JUGA:Halal Bihalal Pemprov Sumsel, Herman Deru Tekankan Efisiensi sebagai Kontribusi Nyata ASN untuk Negara

BACA JUGA:Polda Sumsel Kawal Pemulangan 14 Warga Palembang Korban Dugaan TPPO dari Kamboja

“PPPK di Sumsel tetap berkelanjutan sebagai bagian dari ASN. Kita tidak akan melakukan efisiensi dengan cara merumahkan pegawai,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas keresahan yang muncul setelah sejumlah daerah lain dikabarkan mulai mengambil langkah merumahkan PPPK demi menekan anggaran.

Namun, Herman Deru memastikan kebijakan tersebut tidak akan diikuti di Sumatera Selatan.

Baginya, langkah memutus hubungan kerja justru berpotensi menciptakan masalah baru, terutama meningkatnya angka pengangguran.

BACA JUGA:Tiga Pengguna Sabu di Musi Banyuasin Direhabilitasi, Polres Muba Terapkan Keadilan Restoratif

BACA JUGA:Dua Pengedar Ekstasi Dibekuk di Kontrakan Desa Pengabuan, Polres PALI Sita 15 Butir dan Motor Tanpa Pelat

“Kalau kita bisa efisiensi di sektor lain, kenapa harus mengorbankan pegawai? Itu justru menambah beban ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar menjaga stabilitas tenaga kerja, kebijakan ini juga mencerminkan arah kepemimpinan yang berorientasi pada keseimbangan antara efisiensi dan kesejahteraan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait