Ratusan ASN OKU Ikuti Uji Kompetensi di BKN Regional VII Palembang
Bupati OKU Teddy Meilwansyah saat meninjau pelaksanaan uji kompetensi ASN di BKN Regional VII Palembang.-Fhoto: Istimewa-
PALEMBANG, PALPOS.ID - Sebanyak 497 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten OKU yang terdiri atas pejabat fungsional dan struktural mengikuti Uji Kompetensi di Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional VII Palembang, Selasa (25/11).
Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah meninjau secara langsung pelaksanan uji kompetensi atau profiling ASN tersebut di Palembang.
Profiling ASN merupakan program pemetaan potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara terukur dan terstandar untuk mendukung pengembangan manajemen talenta.
Pemerintah Kabupaten OKU sendiri mendapatkan kuota sebanyak 497 orang untuk Uji Kompetensi yang biaya pelaksanaannya ditanggung oleh pihak BKN.
BACA JUGA:Pemkab OKU Raih Penghargaan Terbaik Ke 3 dari BKN
BACA JUGA:Nekat Terobos Kobaran Api dan Asap Demi Selamatkan Anak yang Sedang Tertidur
"Ikuti Profiling ASN ini dengan sabaik-baiknya kalau tidak akan rugi sendiri, isilah soal-soal sesuai pengetahuan yang dimiliki, tidak perlu lihat kiri dan kanan karena soalnya berbeda-beda, yang pasti test ini seperti melihat diri kita sendiri," kata Teddy.
Dikatakan Teddy, test yang digelar melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) itu untuk menilai kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis, serta potensi diri ASN.
Hasilnya digunakan sebagai dasar perencanaan karier, kebutuhan pelatihan, dan penempatan posisi yang tepat, sehingga ASN dapat lebih profesional dan berkinerja optimal.
"Kami tidak bisa menilai kompetensi dan potensi yang dimiliki bapak ibu sekalian, ini sangat penting jadi silahkan diisi test ini dengan baik dan tetap fokus," pesannya.
BACA JUGA:Rutan Baturaja Gelar Razia Rutin Sebagai Bagian dari Implementasi 13 Progam Akselerasi
BACA JUGA:Puluhan Sekolah SMP Swasta di OKU Terima Bantuan Seragam Sekolah Gratis
Menurut Teddy, hal ini menjadi langkah awal bagu para ASN untuk menempati karier yang lebih baik lagi, hasil penilaian test ini akan ada gradenya.
"Kita akan lihat kompetensi dan potensi dari hasil test ini, jika memang baik kita akan mendapatkan karier yang baik, namun jika tidak akan dievaluasi, termasuk kepala OPD jika tidak memenuhi kompetensi da potensi siap-siap kita evaluasi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

