Iklan Astra Motor

Rutan Baturaja Periksa Kesehatan Warga Binaan Lansia

Rutan Baturaja Periksa Kesehatan Warga Binaan Lansia

Petugas medis Klinik Pratama Rutan Baturaja memeriksa kesehatan warga binaan lansia.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memeriksa kesehatan warga binaan lansia dan yang memiliki riwayat penyakit kronis.

Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, Minggu (8/2) mengatakan bahwa pelayanan kesehatan ini diberikan untuk memastikan kesehatan warga binaan selama menjalani masa pidana.

"Langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral bagi warga binaan, terutama untuk mereka yang masuk kategori kelompok rentan," katanya.

Dia mengatakan, pemeriksaan kesehatan yang dipusatkan di Klinik Pratama Rutan Baturaja ini menyasar pada warga binaan kelompok khusus, yaitu lansia serta memiliki riwayat penyakit kronis yang rentan terhadap penurunan fungsi tubuh.

BACA JUGA:Kodim OKU Bangun Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar

BACA JUGA:Target Penerimaan Samsat OKU Tahun Ini Meningkat

Dalam kegiatan tersebut, tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan fisik yang komprehensif mulai dari pengecekan tekanan darah secara berkala, gula darah, hingga sesi konsultasi tatap muka bagi setiap individu.

Petugas medis Klinik Pratama Rutan Baturaja bertindak sigap dalam mendengarkan setiap keluhan kesehatan yang dirasakan warga binaan sehingga diagnosa dini dapat ditegakkan dengan akurat demi penanganan medis yang tepat sasaran.

Selain pemeriksaan kesehatan, Rutan Baturaja juga memberikan perhatian besar pada aspek preventif melalui pemberian makanan tambahan (PMT) bagi warga binaan.

Adapun menu yang disediakan diformulasikan agar sesuai dengan kebutuhan lansia dan warga binaan yang sedang menjalani perawatan penyakit tertentu, sehingga dapat membantu menjaga stamina dan mempercepat proses pemulihan.

BACA JUGA:SD Fransiskus Baturaja Deklarasikan Sekolah Ramah Anak dan Gerakan Rukun Sama Teman

BACA JUGA:Banjir di Desa Ulak Pandan OKU Kini Mulai Surut

"Pemberian nutrisi tambahan ini menjadi prioritas utama untuk memastikan bahwa asupan gizi para lansia dan penderita penyakit kronis tetap terpenuhi secara optimal," ujarnya.

Dia menjelaskan, layanan ini tidak hanya mencerminkan perhatian pada aspek kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk implementasi hak dasar warga binaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait