Iklan BANNER SUMSEL MAJU TERUS UNTUK SEMUA
Iklan Banner Hari Pers Nasional - Empat Lawang
Iklan Astra Motor

310 CJH Muara Enim Siap Berangkat ke Tanah Suci

310 CJH Muara Enim Siap Berangkat ke Tanah Suci

PEMBEKALAN : Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Muara Enim memberikan pembekalan kepada calon jemaah haji (CJH).-Foto:dokumen palpos-

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Muara Enim, memastikan persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Muara Enim sudah rampung.

Sebanyak 310 CJH asal Kabupaten Muara Enim telah mengikuti seluruh rangkaian persiapan dan siap untuk diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2026.

Kepala Kantor Kemenhaj Muara Enim H Muhammad Amin, menjelaskan, ratusan CJH tersebut terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni 4 orang tergabung dalam Kloter 12 dan sebanyak 306 orang masuk dalam Kloter 15.

"Untuk Kloter 12 dijadwalkan berangkat pada 9 Mei 2026 menuju Embarkasi Asrama Haji Palembang.

BACA JUGA:Edison Petakan Titik Banjir, Siapkan Penanganan Terpadu

BACA JUGA:Bupati Muara Enim Geram, 163 Rolling Door dan 24 Pintu WC di Pasar Inpres Hilang Dicuri

Jemaah akan menginap satu malam sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci keesokan harinya," ujar Muhammad Amin, Rabu 22 April 2026.

Sementara itu, lanjutnya, Kloter 15 akan diberangkatkan dari Muara Enim pada 12 Mei 2026 menuju embarkasi, dan sehari setelahnya diterbangkan ke Tanah Suci.

Muhammad Amin juga mengungkapkan, jemaah tertua tahun ini atas nama Ramli bin Said Armi (98), berasal dari Desa Gunung Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah.

"Sedangkan jemaah termuda adalah Akbar Arafah Sakti (20), asal Kecamatan Muara Enim," ungkapnya.

BACA JUGA:Pasca Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi, Antrian Masih Normal

BACA JUGA:Disdikbud Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Pelatihan Chromebook

Di sisi lain, terdapat empat CJH yang menunda keberangkatan karena belum memenuhi syarat istitaah atau kemampuan secara kesehatan.

Keempatnya yakni pasangan suami istri Kuldini dan Sri Astuti asal Kecamatan Lawang Kidul, Nurmawati dari Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, serta Komroni dari Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Rambang Niru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: