MUARA ENIM, PALPOS.ID – Permasalahan Jalan Pramuka Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim sudah menjadi pertambangan batubara.
Kalangan masyarakat meminta Pemkab Muara Enim diminta untuk tegas guna menjaga wibawa pemerintahan. “Siapa pun yang terlibat haru ditindak tegas dan harus di proses. Hal tersebut perlu karena guna menjawab wibawa Pemerintahan Kabupaten Muara Enim,” ujar salah satu tokoh masyarakat Muara Enim juga mantan Seka Muara Enim H Taufik Rahman SH MH, Minggu 04 Desember 2022. Dikatakanya, agar pengerusakan aset milik Pemkab Muara Enim oleh pihak manapun tidak terlang kembalu, Pemkab Muara Enim dan instansi terkait diminta serius untuk menjaga dan mendata seluruh aset milik Pemkab Muara Enim. BACA JUGA:DBU di Deadline Buat Jalan Khusus Batubara Dua Tahun, Ini Akibatnya Jika Tidak Patuhi Perjanjian? Apalagi jika kegiatan tersebut ada yang diduga telah menyalahi aturan dan sebagainya. Ini informasinya adalah aset jalan milik Kabupaten Muara Enim yang telah hilang karena dibuat untuk pertambangan batubara PT RMK. Untuk itu, kata dia, Pemkab Muara Enim harus secepatnya menyelesaikan permasalahan ini dengan secara terang benderang. Jika nantinya terbukti benar jalan tersebut milik aset Pemkab Muara Enim, Pemkab Muara Enim wajib menempuh jalur hukum karena itu murni adalah pidana pengrusakan. Apalagi nantinya belum ada izin dan sebagainya. “Siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegasnya. Hal senada dikatakan, Tokoh Pemuda Muara Enim Ahmad Solihin SE, mengatakan Jalan Pramuka Desa Gunung Megang Luar, Kacamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim telah mejadi areal tambang batubara milik PT Royaltama Mulia Kencana (PT RMK). BACA JUGA:Gubernur Sumsel Akan Evaluasi Perusahaan dan Angkutan Batubara, Ini Pesannya... Sebab, jalan tersebut sebagai akses penghubung antara Desa Gunung Megang Luar dengan Desa Sidomulyo. Selain itu jalan yang dipergunakan masyarakat itu telah dibangun pengerasan menggunakan APBD sebanyak dua kali anggaran. “Sangat menyayangkan hal tersebut terjadi, aset jalan milik Pemkab Muara Enim telah menjadi areal pertambangan. Apalagi jalan tersebut telah dilakukan pengerasan jalan dengan menggunakan APBD,” ujar Solihin. Permasalahan tersebut, kata dia, dirinya mendapat informasi bahwa telah ditangani aparat penegak hukum. Untuk itu, dirinya meminta agar diusust secara transparan dan akan terus dipantau. BACA JUGA:Soal Angkutan Batubara Pj Bupati Muara Enim Instruksikan Pembentukan Tim Khusus “Saya minta APH untuk serius dalam menangani perkara Jalan Pramuka telah menjadi pertambangan di IUP PT RMK. Jika memang terbukti ini pidana, kita minta APH untuk menyampaikan ke publik dan tutup areal pertambangan PT RMK,” teganya. Selain itu, dirinya juga meminta anggota DPRD Muara Enim untuk turun ke lapangan jangan pura-pura tuli dan buta. Sebab jika jalan tersebut terbukti merupakan aset Pemkab Muara Enim tentunya ada resiko yang harus diterima oleh pihak perusahaan, agar tidak main-main dengan aset negara. BACA JUGA:Mobilisasi Angkutan Batubara PT DBU Dalam Kota Disoal Begitu juga sebaliknya, jika jalan terebut tidak masuk aset Pemkab Muara Enim kenapa dilakukan pengerasan jalan sampai dua kali penganggaran, maka ini jelas pelanggaran. “Siapapun itu mereka haruslah bekerja sesuai dengan pedoman dan tata aturan yang berlaku. Kalau terbukti bahwa pihak perusahaan menggaruk lahan pemkab, jangan tebang pilih, harus ada upaya yang lebih serius dalam menjaga aset pemerintah, itu penting. Kita sama-sama tau, jika perusakan dan mengambil alih aset negara itu bisa dipidanakan, itu sudah melanggar aturan yang ada,” ujarnya. BACA JUGA:AMMPP Desak Bupati PALI Cabut Izin Melintas Angkutan Batubara Apalagi, kata dia, Pemkab Muara Enim Kamis 01 Desember 2022 telah menjawalkan rapat membahas usulan pengalihan jalan kabupaten pada ruas jalan Gunung Megang Luar-Simpang Sidomulyo (Jalan Pramuka) batal dilaksanakan. “Ini menjadi tanda tanya, ada apa. Pembahasan jalan Pramuka telah beralih pertambangan saja belum selesai. Namun sudah menjadwalkan usulan pengalihan jalan kabupaten sepertinya pemkab jangan melempem,” katanya. Sebelumnya, Kabid Aset BPKAD Muara Enim Arya, ketika dikonfirmasi membenarkan jika jalan tersebut adalah aset milik Pemkab Muara Enim. BACA JUGA:Meski Diprotes Pemasangan Lift di Jembatan Ampera Palembang Tetap Lanjut, Ini Targetnya... Namun untuk detailnya, pihaknya masih menunggu data dan informasi dari PUPR Muara Enim. (*)Pemkab dan APH Harus Tegas Soal Aset, Ini Kata Tokoh Masyarakat Muara Enim...
Senin 05-12-2022,14:45 WIB
Reporter : Febi
Editor : Bambang
Tags : #tokoh masyarakat muara enim
#pt rmk
#pertambangan batubara
#pemkab muara enim
#kabupaten muara enim
#h taufik rahman sh mh
#dprd muara enim
#bpkad muara enim
#batubara
#aset pemkab
#aph
#ahmad solihin se
Kategori :
Terkait
Senin 16-02-2026,18:58 WIB
Pemkab Muara Enim Siapkan Pasar Bedug Untuk Pelaku UMKM
Sabtu 14-02-2026,19:42 WIB
Muara Enim Pemerintah Daerah Terbaik Keterbukaan Informasi Publik di Sumsel
Selasa 10-02-2026,16:52 WIB
Satgas Pangan Perkuat Koordinasi Jelang Ramadan
Kamis 05-02-2026,20:30 WIB
Audiensi Sekda Muara Enim, Kakanwil Kemenkum Sumsel Bahas Monitoring Efektivitas Posbankum di Desa/Kelurahan
Rabu 04-02-2026,16:38 WIB
Cetak SDM Unggul, Siapkan Beasiswa Pendidikan
Terpopuler
Senin 23-02-2026,11:33 WIB
Pendatang Baru Siap Guncang Pasar! Nissan Gravite Pasang Harga Agresif
Senin 23-02-2026,11:41 WIB
Guncang Pasar 250cc! QJMotor SRK 250 RD Siap Jegal ZX-25R
Senin 23-02-2026,17:02 WIB
Infinix Note 60 Pro Resmi di Indonesia, Ini Harga HP Snapdragon 7s Gen 4 Terbaru 2026
Senin 23-02-2026,11:51 WIB
Ford Ranger Raptor Diesel vs V6 EcoBoost: Duel Monster Double Cabin untuk Overland dan Off-Roadk_broverland
Senin 23-02-2026,11:22 WIB
Hasil AC Milan vs Parma 0-1, Parma Bungkam Milan di San Siro.
Terkini
Senin 23-02-2026,21:20 WIB
Satu Tahun Kepemimpinan H Arlan–Franky Nasril, Visi da Perubahan Dirasakan Masyarakat
Senin 23-02-2026,21:10 WIB
Ratusan Personel Polres OKI Jalani Pemeriksaan Urine
Senin 23-02-2026,21:00 WIB
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Rumah Papan di Sukajadi Prabumulih Ludes Terbakar
Senin 23-02-2026,20:50 WIB
Ramadhan Penuh Makna: Warga Binaan Lapas Kayuagung Berkarya dan Produktif di Lahan SAE
Senin 23-02-2026,20:40 WIB