Menurut masyarakat Kendahe dan Sangihe, pada saat itu tak hanya letusan gunung yang berpotensi membunuh.
Melainkan juga angin puting beliung dan tsunami hebat sehingga kejadian itu dianggap sebuah malapetaka besar.
Keyakinan lainnya adalah, bahwa musibah inilah yang menyebabkan kerajaan tenggelam ke dalam laut.
Kerjaan yang tenggelam itu meninggalkan sebuah daerah tak berpenghuni yang sekarang dikenal dengan nama Tanjung Maselihe.
Di balik bencana itu, Gunung Awu kemudian memberikan kesuburan luar biasa bagi kebun-kebun pala, cengkeh, dan kelapa milik masyarakat.
Laut Sangihe menyimpan kekayaan bahari luar biasa
Banyaknya bukti kekayaan bahari di Laut Sangihe yang membuat pemerintah di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman akan melakukan ekplorasi atau observasi, untuk menghubungkan kesesuaian bukti yang bisa mengarah pada mitos tenggelamnya Benua Atlantis.
Memang secara geografis, Kepulauan Sangihe Talaud ini berada di bibir pasifik, sehingga bagian daratan kepulauan Sangihe Talaud yang tenggelam dipercaya memiliki kaitan dengan tenggelamnya pulau (Benua) Atlantis. ***