Pemekaran Sulawesi Utara: Harapan dan Realitas di Balik Rencana Pembentukan Provinsi dan Kabupaten Baru

Jumat 15-09-2023,21:59 WIB
Reporter : Mesi
Editor : Zen Bae

MANADO, PALPOS.ID – Pemekaran wilayah Sulawesi Utara yang telah menjadi sorotan sejak tahun 2018 kini kembali memanas dengan munculnya wacana pembentukan dua provinsi baru dan beberapa kabupaten. 

Di sisi lain, beberapa pakar pembangunan daerah dan pejabat pemerintah menyatakan kekhawatiran mereka. 

Pemekaran wilayah bisa menjadi bumerang jika tidak dikelola dengan baik. 

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sulawesi Utara Sejak 2018 : Perkembangan Terbaru Calon 2 Provinsi dan 5 Kabupaten Baru

Jangan sampai niat baik ini malah menciptakan birokrasi yang lebih rumit dan inefisien. 

Salah satu titik krusial lainnya adalah pembiayaan. 

Membentuk provinsi atau kabupaten baru bukan perkara mudah atau murah. 

BACA JUGA:PERKEMBANGAN TERBARU ! Usulan Pembentukan 13 Provinsi Baru di Indonesia Pasca Moratorium Pemekaran Wilayah

Bukan hanya soal membangun gedung pemerintahan atau fasilitas publik lainnya. 

Ini tentang bagaimana membiayai layanan berkelanjutan untuk masyarakat. 

Memang rencana pemekaran ini masih berada dalam tahap wacana dan memerlukan persetujuan dari DPRD Sulawesi Utara, pemerintah pusat, serta melalui proses referendum. 

BACA JUGA:Mengapa Usulan Provinsi Sulawesi Timur Pemekaran Sulawesi Tengah Gagal? Temukan Jawabannya di Sini

Semua pihak harus terlibat dalam diskusi ini. Keputusan yang diambil harus didasarkan pada kajian yang mendalam. 

Pemekaran Sulawesi Utara adalah isu yang kompleks dengan banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. 

Di satu sisi, ada harapan tinggi untuk peningkatan layanan dan infrastruktur, tetapi di sisi lain, ada kekhawatiran real tentang biaya, efisiensi, dan potensi fragmentasi sosial dan budaya.

Kategori :