Sekolah Dibawah Diknas Mundurkan Jam Masuk Sekolah
MUARA ENIM,PALPOS.ID - Meski Bupati Muara Enim telah mengeluarkan surat edaran kepada sekolah negeri dan swasta untuk memundurkan jam masuk sekolah terutama untuk anak-anak TK, SD dan SMP sederajat, namun sekolah yang terutama dibawah naungan Kemenag Muara Enim tetap memilih siswanya masuk sekolah seperti biasanya. Menurut Kemenag Muara Enim H Hasanudin, bahwa pihaknya sudah mengetahui surat edaran tersebut, namun saat ini pihaknya memang belum memberlakukan pengunduran jam masuk sekolah tersebut. Pasalnya, pihaknya melihat situasi dan kondisi saat ini masih memungkinkan untuk tetap masuk seperti biasanya. Lain halnya jika situasi dan kondisi kabutnya semakin parah tentu pihaknya akan memundurkan jam masuk sekolah bahkan meliburkannya jika memang parah dan berbahaya. BACA JUGA:HAR Serahkan Kunci Bedah Rumah Kepada Ibu Hikmah Hayati “Memang kabut masih terlihat tetapi tidak terlalu tebal. Mudah-mudahan dengan telah diguyur hujan beberapa kali kondisi kabut akan semakin hilang,” harapnya, Selasa (24/10). Masih dikatakan Hasanudin, bahwa pihaknya memilih belum mengundurkan jam masuk belajar sekolah tersebut karena selain jadwal belajar mengajarnya sangat padat dan siswa sebentar lagi akan menempuh ujian. Dikhawatirkan jika jam belajar mundur maka jam pelajaran akan semakin sedikit. BACA JUGA:HAR Minta Penyaluran Bantuan Beras Dipercepat “Kami akan memantau setiap hari situasi dan kondisi alam. Kalau kabutnya memang semakin parah tentu akan kami mundurkan begitu juga sebaliknya,” pungkasnya. Sementara itu Kadisdik Muara Enim H Rusdi Khairullah, membenarkan adanya surat edaran Bupati Muara Enim tersebut dan harus dipatuhi oleh seluruh sekolah negeri maupun swasta terutama yang dibawah Kewenangan Pemkab Muara Enim. Sedangkan untuk sekolah SMA sederajat itu adalah kewenangan Provinsi Sumsel. BACA JUGA:Kabut Asap Karhutla, Dewan Minta Disdik Liburkan Sekolah “Kalau tingkat SMA mungkin daya tahan tubuh sudah kuat, namun untuk TK/SD itu tentu sangat rentan,” ujar Rusdi. Kebijakan Bupati Muara Enim tersebut, lanjut Rusdi, sifatnya situasional, jika nanti dilapangan ternyata kabut asap sudah hilang atau normal kembali maka kegiatan belajar mengajar kembali normal begitupun sebaliknya. Adapun kebijakan tersebut adalah pihak sekolah memundurkan jam masuk sekolah dari sebelumnya 06.30 diundur menjadi pukul 07.30 WIB. BACA JUGA:Hadapi Pemilu 2024, Gelar Lat Pra Ops Mantap Brata Musi 2023 Sedangkan pulangnya diserahkan kepada sekolah. Dan untuk mensiasati hilangnya waktu sekitar 1 jam tersebut makanya waktu istirahat untuk ditiadakan dan supaya anak-anak untuk tetap beraktifitas didalam ruangan kelas. “Kebijakan ini diambil setelah rapat dengan instansi terkait. Kita mundurkan jam masuk dengan harapan kabut asap tidak setebal pada pagi hari. Dan mudah-mudahan setelah diguyur hujan kabut asap berangsur-angsur hilang dan sekolah bisa kembali normal,” harapnya.*Sekolah Dibawah Naungan Kemenag Tetap Sekolah Seperti Biasa
Selasa 24-10-2023,20:26 WIB
Reporter : Febi
Editor : Diansyah
Tags : #tetap sekolah seperti biasa
#sekolah negeri dan swasta
#sekolah
#mengeluarkan surat edaran
#memundurkan jam masuk sekolah
#kemenag muara enim
#h hasanudin
#dibawah naungan kemenag
#bupati muara enim
Kategori :
Terkait
Rabu 02-04-2025,19:26 WIB
Suasana Open House Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Berlangsung Suka Cita
Senin 31-03-2025,15:30 WIB
Jadikan Momen Idulfitri untuk Memajukan Daerah
Jumat 28-03-2025,19:27 WIB
Bupati Muara Enim Ajak Masyarakat Ikuti Pawai Takbiran dan Open House
Kamis 27-03-2025,21:49 WIB
Bupati Ajak Masyarakat Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas
Rabu 26-03-2025,19:16 WIB
Bupati Bagikan Takjil dan Sembako Ke Keluarga Pasien dan Karyawan RSUD Muara Enim
Terpopuler
Minggu 06-04-2025,15:13 WIB
Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Mengupas Tuntas Fakta-Fakta Menarik Calon Provinsi Sumsel Barat
Sabtu 05-04-2025,23:33 WIB
Pertamina Turunkan Harga BBM, Berikut Rinciannya untuk Wilayah Sumatera dan Sekitarnya
Sabtu 05-04-2025,23:48 WIB
Beragam Cara Menghangatkan Kue: Tips Praktis agar Rasa dan Tekstur Tetap Lezat
Minggu 06-04-2025,15:51 WIB
Pemekaran Wilayah Jawa Tengah: Mungkinkah Provinsi Jasela dengan Ibu Kota di Kebumen Jadi Kenyataan?
Minggu 06-04-2025,11:32 WIB
Nissan Sileighty 1996, Kombinasi Liar yang Ditakdirkan Jadi Legenda.
Terkini
Minggu 06-04-2025,16:30 WIB
Mudahkan Masyarakat Jalani Arus Balik, BRI Siapkan Posko BUMN di Bandara dan Rest Area Jalan Tol
Minggu 06-04-2025,16:15 WIB
Pemekaran Wilayah Sumatera Selatan: Kabupaten Muara Enim Bersiap Pecah Jadi Tiga Daerah Otonomi Baru
Minggu 06-04-2025,15:51 WIB
Pemekaran Wilayah Jawa Tengah: Mungkinkah Provinsi Jasela dengan Ibu Kota di Kebumen Jadi Kenyataan?
Minggu 06-04-2025,15:32 WIB
Komisi I DPR RI: Perpol Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Jurnalis Asing Kebablasan dan Harus Segera Direvisi
Minggu 06-04-2025,15:13 WIB