Pertama-tama, jagung yang masih mentah akan dibersihkan dan dibakar di atas bara api atau pemanggang khusus.
BACA JUGA:Pempek : Kuliner Legendaris yang Tak Lekang oleh Waktu
BACA JUGA:Kopi Menyuguhkan Cerita Rasa dan Tradisi yang Tak Pernah Pudar
Proses pemanggangan ini memberikan aroma khas dan rasa yang lebih gurih pada jagung.
Setelah jagung matang, biasanya penjual akan mengoleskan bumbu atau saus pilihan sesuai permintaan pelanggan.
Salah satu bumbu yang paling sering digunakan adalah mentega cair atau margarin.
Mentega memberikan rasa gurih dan kaya yang sangat cocok dengan rasa alami dari jagung.
Selain itu, garam juga sering ditaburkan untuk menambah cita rasa.
Beberapa pedagang juga menawarkan jagung bakar dengan sambal pedas sebagai pelengkap, yang tentunya memberikan sensasi rasa yang lebih menyengat di lidah.
Kini, jagung bakar hadir dengan berbagai pilihan topping yang menggugah selera.
Misalnya, keju parut yang meleleh di atas jagung bakar, atau mayones yang creamy, yang menambah kenikmatan setiap gigitannya.
Topping pedas seperti sambal atau taburan cabai bubuk juga sering dipilih bagi mereka yang menyukai rasa pedas.
Selain nikmat, jagung juga memiliki banyak manfaat kesehatan.
Jagung kaya akan serat yang sangat baik untuk pencernaan.
Kandungan vitamin B dan C yang terdapat pada jagung juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
Selain itu, jagung juga mengandung zat besi, magnesium, dan potassium yang baik untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.