Lini belakang diperkuat oleh pemain-pemain dengan jam terbang cukup tinggi, seperti Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, Robi Darwis, serta talenta muda Kadek Arel dan Dony Tri Pamungkas.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions 2025: Arsenal Bungkam Bayern 3-1, Blunder Neuer Fatal!
BACA JUGA:Hasil Liga Champions 2025: Aubameyang Cetak Brace, Bawa Marseille Kalahkan Newcastle 2-1.
Kehadiran Dion Markx dari Belanda memberikan tambahan stabilitas sekaligus distribusi bola yang lebih tajam dari belakang.
Di sektor tengah, Indra Sjafri membawa kombinasi playmaker, gelandang pekerja, dan pengatur tempo: Rivaldo Pakpahan, Toni Firmansyah, Rayhan Hannan, Ivar Jenner, Ananda Raihan, Zanadin Faris, dan bintang muda Marselino Ferdinan.
Untuk lini depan, nama-nama seperti Rafael Struick, Hokky Caraka, Jens Raven, dan Rahmat Arjuna diharapkan mampu memberi variasi serangan.
Sementara Mauro Zijlstra, penyerang muda berusia 19 tahun dari FC Volendam, diproyeksikan menjadi senjata baru berkat kemampuan penyelesaiannya yang tajam.
Daftar Pemain yang Dicoret
Beberapa pemain harus rela tidak masuk dalam skuad final, di antaranya Ikram Algifari, Mikael Tata, Brandon Schneumann, Arkhan Fikri, serta Ricky Pratama. Proses pencoretan dilakukan berdasarkan evaluasi performa selama pemusatan latihan.
Indonesia Masuk Grup C
Pada SEA Games 2025, Indonesia tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.
Pertandingan perdana dijadwalkan kick-off pada 5 Desember 2025, dengan target utama tidak lain adalah merebut medali emas yang terakhir kali diraih Indonesia pada edisi 1991.
Indra Sjafri menegaskan bahwa skuad ini terbentuk melalui proses panjang dan penuh pertimbangan. “Kami memilih pemain bukan hanya dari kemampuan teknis, tetapi dari mentalitas dan kesiapan menghadapi turnamen besar,” ujarnya.
Dengan komposisi yang seimbang dan kehadiran pemain abroad yang semakin matang, Indonesia kembali memupuk harapan besar untuk berdiri di podium tertinggi SEA Games 2025.