Sapta Putra Dewangga juga mengungkapkan bahwa penilaian Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) Kota Prabumulih tahun 2025 menunjukkan tren positif.
Pada awal Desember 2025, Prabumulih berhasil meraih peringkat 9 di Sumsel dengan nilai 73, naik dari posisi peringkat 18 sebelumnya.
“Alhamdulillah, banyak dokumen sudah disampaikan dan diunggah. Beberapa memang masih menunggu verifikasi. Target 2026 mungkin terlihat muluk, tetapi kami optimistis. Target kami adalah menjadi nomor satu,” tegasnya.
Masih kata Sapta, melalui kegiatan sosialisasi antikorupsi ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap dapat membangun budaya kerja yang jujur, profesional, dan penuh integritas.
Seluruh ASN dan pegawai Pemkot Prabumulih diimbau untuk menjadikan integritas sebagai nilai utama dalam menjalankan tugas. (abu)