Mini Cooper S MK1 1967: Akhir Sebuah Era
Unit produksi tahun 1967 menjadi salah satu Mini Cooper S MK1 terakhir sebelum generasi MK2 diperkenalkan pada 1968.
Mobil ini menggendong mesin A-Series 1275cc dengan tenaga 57 kW dan torsi 107 Nm, serta kecepatan maksimum mencapai 157 km/jam—angka yang impresif untuk mobil seberat hanya 650 kg.
Interiornya tetap mempertahankan kesederhanaan khas Mini klasik.
Panel instrumen hanya memuat indikator suhu mesin, tekanan oli, dan speedometer dengan pengukur bahan bakar.
Tambahan istimewanya adalah tachometer terpasang di rak bagasi, ciri khas eksklusif Cooper S.
Sensasi Mengemudi yang Tak Tergantikan
Posisi mengemudi Mini Cooper S MK1 terasa unik.
Setir kayu tiga palang menjorok ke arah pengemudi dengan sudut khas, sementara tuas persneling kayu berembos Cooper berada dalam jangkauan ideal.
Bahkan pengemudi bertubuh tinggi masih dapat menemukan ruang yang cukup—mewujudkan filosofi Issigonis: kecil di luar, besar di dalam.
Begitu mesin dihidupkan dan suhu kerja tercapai, karakter asli Cooper S langsung terasa. Akselerasinya responsif, ringan, dan penuh semangat.
Sensasi berkendara inilah yang membuat siapa pun yang mengemudikannya sulit menahan senyum.
Legenda Abadi Dunia Otomotif
Mini Cooper S 1967 bukan sekadar mobil klasik, melainkan simbol keberanian melawan batas konvensional. Ia membuktikan bahwa ukuran bukan segalanya, dan kecerdasan desain mampu menaklukkan kekuatan besar.
Hingga kini, Mini Cooper S MK1 tetap dikenang sebagai salah satu mobil paling berpengaruh dalam sejarah otomotif—legenda kecil yang berhasil menumbangkan para raksasa.