Namun setelah meninjau VAR, wasit membatalkan keputusan tersebut karena Leao sudah berada dalam posisi offside. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
BACA JUGA:Hasil Liga Premier Inggris: Sunderland Tahan Imbang Manchester City 0-0.
BACA JUGA:Update Cedera Arsenal: Declan Rice Bikin Was-Was Jelang Jadwal Padat.
Babak Kedua: Leao Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, AC Milan tampil lebih agresif tanpa melakukan pergantian pemain. Tekanan tersebut langsung membuahkan hasil pada menit ke-50.
Berawal dari pergerakan Adrien Rabiot di sisi kanan, umpan tariknya disambut Rafael Leao yang dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras ke gawang Cagliari. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini.
Unggul satu gol membuat Milan bermain lebih percaya diri. Cagliari berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mencari gol penyama kedudukan, namun solidnya lini belakang Milan yang dikawal Fikayo Tomori dan kiper Mike Maignan membuat peluang tuan rumah kerap mentah.
Pada menit ke-69, Massimiliano Allegri melakukan dua pergantian penting dengan menarik keluar Youssouf Fofana dan Rafael Leao.
Samuele Ricci serta Niclas Füllkrug masuk ke lapangan, di mana Füllkrug mencatatkan debutnya bersama AC Milan di awal tahun 2026.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim masih saling menyerang. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan tetap bertahan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Rossoneri dalam persaingan gelar Serie A musim ini.
Konsistensi permainan dan efektivitas serangan kembali menunjukkan bahwa AC Milan layak disebut sebagai kandidat kuat juara di tahun 2026.