“Kami sedang mempelajari modus operandi pelaku, titik-titik kejadian, dan waktu pelaksanaan aksi. Semua ini penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku,” jelasnya.
BACA JUGA:Hingga H-3 Tenggat, 162 dari 181 JCH Prabumulih Sudah Lunasi BPIH Haji 2026
BACA JUGA:Kawanan Bandit Pecah Kaca Kembali Resahkan Prabumulih, Beraksi Siang Hari di Depan Showroom Daihatsu
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban atau memiliki informasi terkait aksi bandit pecah kaca agar tidak ragu melapor ke pihak kepolisian.
Laporan masyarakat dinilai sangat penting sebagai dasar pengembangan penyelidikan.
Selain langkah represif melalui penyelidikan dan penindakan, Polres Prabumulih juga meningkatkan upaya preventif untuk mencegah terjadinya aksi kejahatan serupa.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan meningkatkan patroli kepolisian, baik siang maupun malam hari, terutama di titik-titik yang dianggap rawan tindak kriminal.
“Patroli kita tingkatkan siang dan malam. Kalau tertangkap tangan, sikat di jalan langsung,” tegas AKBP Bobby Kusumawardhana.
Ia menambahkan, peningkatan patroli ini melibatkan personel dari berbagai satuan, termasuk fungsi Sabhara dan Lalu Lintas, untuk memastikan kehadiran polisi di tengah masyarakat benar-benar dirasakan.
Tak hanya itu saja, Kapolres juga mengungkapkan bahwa pihaknya menurunkan personel khusus, termasuk Polisi Wanita (Polwan), yang disebar ke masjid-masjid setiap hari Jumat.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat melaksanakan ibadah.
“Setiap hari Jumat, kami tempatkan personel, termasuk Polwan, di masjid-masjid. Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat beribadah,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi pecah kaca kendaraan terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Dealer Daihatsu, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.
Dalam kejadian tersebut, kaca kendaraan korban dipecahkan oleh pelaku yang diduga hendak melakukan pencurian barang berharga di dalam mobil.
Selain itu, percobaan aksi pecah kaca juga terjadi di wilayah Kelurahan Karang Raja, Kecamatan Prabumulih Timur.
Aksi tersebut bahkan sempat terekam kamera CCTV milik warga sekitar dan beredar luas di media sosial, sehingga memicu kekhawatiran masyarakat.