Menurutnya, keberlanjutan menjadi prinsip utama yang terus dijaga oleh PHR, baik dari sisi operasional, lingkungan, maupun sosial kemasyarakatan.
BACA JUGA:Polisi Ringkus Pengedar Sabu di Gunung Kemala Prabumulih Barat, Sabu Asal PALI Gagal Beredar
PHR, lanjut Arifin, tidak hanya fokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Program-program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) terus dikembangkan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
Selain aspek keberlanjutan dan pembangunan masyarakat, Direktur Utama PHR juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengamanan aset negara.
Hal ini mencakup optimalisasi penerimaan negara, termasuk dari pengelolaan minyak sitaan yang menjadi bagian penting dalam tata kelola sektor energi nasional.
“PHR berkomitmen mendukung pengamanan aset negara dan optimalisasi penerimaan negara. Dukungan pengamanan objek vital nasional sektor energi sangat penting untuk memastikan kelancaran operasi hulu migas, khususnya di Sumatera Selatan,” tegas Arifin.
Ia menambahkan bahwa pengamanan objek vital nasional, seperti fasilitas produksi migas, merupakan faktor krusial dalam menjaga stabilitas operasional.
Oleh karena itu, sinergi dengan aparat penegak hukum, khususnya Polda Sumatera Selatan, menjadi elemen penting yang tidak terpisahkan.
Dalam silaturahmi tersebut, PHR mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi PHR dalam sektor energi serta dampaknya terhadap pembangunan daerah.
“Kami mendukung penuh kegiatan hulu migas yang berkelanjutan, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah serta masyarakat sekitar wilayah operasi,” ujar Herman Deru.
Menurut Gubernur, keberadaan industri hulu migas di Sumatera Selatan memiliki multiplier effect yang besar, baik dari sisi ekonomi, lapangan kerja, maupun pendapatan daerah.
Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri migas perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Herman Deru juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah, khususnya di sekitar area operasi migas.
Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.