Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab perusahaan dalam mengganti kerusakan fasilitas publik yang vital bagi wajah Kota Prabumulih.
BACA JUGA:Asyik Pesta Sabu di Gudang, Tiga Pemuda Prabumulih Ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba
BACA JUGA:Zero Accident 2025, Produksi Minyak PEP Zona 4 Tembus 27.643 BOPD Naik 6,6 Persen
Perbaikan ini memang tidak menggunakan APBD. Seluruh pembiayaan berasal dari perusahaan yang menabrak gerbang tersebut sampai roboh,” ungkap Syamsul Feri saat ditemui di lokasi, Senin, 19 Januari 2026.
Syamsul Feri menjelaskan, pengerjaan perbaikan gerbang selamat datang tahap kedua ini resmi dimulai pada hari Senin, 19 Januari 2026.
Ia menegaskan, masyarakat dapat melihat langsung proses pengerjaan yang sudah berjalan, termasuk pemasangan besi-besi di bagian atas gapura yang menjadi fokus utama pada tahap kali ini.
“Mulainya hari ini. Bisa dilihat sendiri, sejumlah pekerja sudah mulai melakukan pemasangan besi-besi di atas gerbang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Feri menerangkan bahwa selama proses perbaikan berlangsung, arus lalu lintas dari arah Palembang yang hendak masuk ke dalam Kota Prabumulih akan mengalami pengaturan khusus.
Meski jalur utama di Jalan Jenderal Sudirman masih dibuka, namun pengendara terutama kendaraan besar lebih diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif demi keamanan bersama.
“Memang jalur ini kita buka satu arah, tapi lebih kita arahkan ke Jalan Padat Karya untuk lebih amannya. Kendaraan besar kita alihkan ke Jalan Lingkar Timur,” tuturnya.
Pengalihan arus lalu lintas ini, lanjut Feri, bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan pekerjaan di lapangan.
Dishub Kota Prabumulih juga mengimbau para pengendara agar mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas demi kelancaran dan keselamatan bersama selama proyek berlangsung.
Ketika ditanya mengenai target penyelesaian perbaikan gerbang selamat datang tersebut, Syamsul Feri menyampaikan bahwa pembangunan ditargetkan dapat selesai pada tahun 2026 ini.
Meski tidak menyebutkan tanggal pasti, ia berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Mudah-mudahan tahun ini dapat diselesaikan. Kita harapkan cuaca mendukung dan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Warga sekitar pun menyambut baik kelanjutan perbaikan tahap kedua ini. Mereka berharap, setelah selesai nanti, gerbang selamat datang tidak hanya kembali berfungsi sebagai ikon kota, tetapi juga dibangun dengan struktur yang lebih kuat sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (abu)