Takutnya tempat mereka berkumpul itu terinfeksi penyakit yang tertentu.
BACA JUGA:Desa Lubuk Leban OKU Diproyeksikan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
BACA JUGA:Geger, Remaja di OKU Ditemukan Tewas Gantung Diri
"Apalagi sekarang sedang maraknya wabah superflu termasuk TBC dan lainnya. Oleh karena itu saya menghimbau para jamaah haji jangan berhura-hura ketika mau berangkat apalagi mengadakan syukuran besar-besaran," katanya.
Kalaupun mau syukuran pas pulang dari ibadah haji. Karena takutnya, ketika mengundang ratusan undangan pas acara selamatan, para undangan itu pasti mau bersalaman dan berpelukan atau tempel pipi.
Khawatirnya diantara undangan selamatan itu ada yang terinfeksi penyakit menular atau virus.
"Takutnya pas dicek disini aman, pas dicek di Palembang ternyata teridentifikasi atau disini aman, di Palembang aman, pas di Jeddah dicek teridentifikasi terkena penyakit atau virus. Sekali lagi jaga kesehatan.
Jangan kami saja yang berusaha untuk melayani jamaah terbaik tahun 2026 ini, namun jamaah sendiri kurang menjaga kesehatan. Karena kesehatan itu pokok utama dalam pelaksanaan ibadah haji, " tegasnya.
Abdul Muis juga menginformasikan bahwa masa tunggu keberangkatan haji sejak setoran pertama biaya untuk pendaftaran haji adalah 26 tahun, 5 tahun dan semua wilayah di Indonesia disama ratakan. (len)