Ketika Stuttgart mulai membuka ruang demi mengejar gol penyeimbang, Roma justru memanfaatkan celah tersebut.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Chelsea Menang Susah Payah, Tekuk Pafos 1-0.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Barcelona Bangkit dan Taklukkan Slavia Praha 4-2.
Gol penentu lahir di masa injury time. Pada menit 90+3, Pisilli kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari situasi transisi, ia menerima bola di area berbahaya dan dengan ketenangan luar biasa menuntaskan peluang untuk memastikan kemenangan 2-0 bagi tuan rumah.
Dua gol ini semakin menegaskan perkembangan pesat Pisilli bersama tim utama Roma. Usai pertandingan, pelatih Roma memberikan pujian terhadap sang pemain muda.
“Pisilli telah membuktikan nilainya. Di luar gol-golnya, malam ini dia menunjukkan kematangan. Dia dan beberapa pemain muda lain terus berkembang secara fisik dan mental,” ujar sang pelatih.
Ia juga menilai laga melawan Stuttgart sebagai ujian ideal. Roma dinilai mampu memaksimalkan potensi seluruh pemain menghadapi lawan kuat yang memberikan tekanan nyata sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini memastikan AS Roma dan VfB Stuttgart setidaknya mengamankan tiket ke babak play-off, sekaligus membuka peluang Giallorossi untuk finis di posisi yang mengantarkan mereka langsung ke babak 16 besar tanpa harus melalui fase tambahan.
Roma kini semakin percaya diri menatap laga-laga berikutnya. Meski mengakui masih membutuhkan hasil lebih konsisten saat menghadapi tim papan atas, kemenangan atas Stuttgart menjadi sinyal bahwa Roma semakin mendekati level terbaiknya di Eropa musim ini.