Herman Deru Tinjau Jembatan Besi Ketapang 2, Warga Minta Diganti Jembatan Beton

Kamis 29-01-2026,21:30 WIB
Reporter : Isro
Editor : Dahlia

OGANILIR, PALPOS.CO - Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan pada rute Babatan–Saudagar–Penyandingan, Kamis (29/1/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat secara dekat kondisi Jembatan Besi di Desa, Kecamatan Rantau Panjang, Kabupaten Ogan Ilir, yang dinilai sudah tidak layak digunakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, jembatan besi itu tampak rapuh, berlubang, dan mengalami kerusakan cukup parah akibat faktor usia. 

Kondisi tersebut membuat jembatan tidak dapat dilintasi kendaraan roda empat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada jam-jam sibuk.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Optimistis Sekolah Rakyat Ogan Ilir Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

BACA JUGA:Wakil Bupati Ogan Ilir Terima Audiensi Tim RDF Unsri, Dorong Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi

Menurut keterangan warga setempat, Gubernur Herman Deru sempat berhenti saat melintasi lokasi karena kendaraannya terhalang oleh kerusakan jembatan. 

Melihat kondisi tersebut, Gubernur langsung meminta Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar untuk segera mengajukan surat ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Provinsi Sumatera Selatan agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.

“Ia meminta kepada Bupati Ogan Ilir untuk segera bersurat ke provinsi agar jembatan ini cepat ditangani, karena statusnya merupakan jalan provinsi,” ujar Har salah seorang warga yang berada di lokasi peninjauan.

Dalam kesempatan itu, warga juga menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur agar jembatan besi tersebut tidak hanya diperbaiki, tetapi diganti dengan jembatan beton.

BACA JUGA:Diresmikan Bupati, Aswan Komitmen Jaga Mutu dan Kualitas MBG

BACA JUGA: Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang Akan Dibangun Permanen, Gunakan Dana APBN

Menurut mereka, jembatan beton dinilai lebih aman dan tahan lama untuk menampung tingginya mobilitas kendaraan yang melintas setiap hari.

“Jembatan Besi Ketapang 2 ini dibangun sekitar 20 tahun lalu, sekitar tahun 2004 saat awal pemekaran Kabupaten Ogan Ilir.

Sekarang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ungkap salah seorang warga kepada Gubernur.

Kategori :