Kue Lapis Legit, Warisan Rasa Nusantara yang Bertahan di Tengah Zaman

Sabtu 31-01-2026,10:14 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Meski demikian, pakem dasar lapis legit tetap dijaga agar cita rasa autentiknya tidak hilang.

BACA JUGA:Tahu Aci, Cita Rasa Tradisional yang Kian Digemari Berbagai Kalangan

BACA JUGA:Ubi Cilembu, Si Manis dari Sumedang yang Terus Menjaga Pamor di Pasar Nasional

Nilai simbolik lapis legit juga tak kalah penting. Kue ini kerap hadir dalam momen-momen istimewa seperti Lebaran, Imlek, Natal, dan perayaan keluarga besar.

Lapisan-lapisan yang rapi sering dimaknai sebagai harapan akan rezeki berlapis dan kehidupan yang makmur.

Tak heran jika lapis legit kerap dijadikan hantaran atau hadiah, meskipun harganya relatif tinggi dibanding kue lainnya.

Harga lapis legit memang mencerminkan proses dan bahan yang digunakan. Mentega berkualitas, telur dalam jumlah besar, serta waktu pengerjaan yang panjang membuat biaya produksi tidak murah.

Namun bagi penikmatnya, harga tersebut sepadan dengan kualitas rasa dan pengalaman yang didapat.

Di pasaran, lapis legit buatan rumahan hingga merek legendaris bisa dibanderol dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per loyang, tergantung ukuran dan komposisi.

Menariknya, di era digital, lapis legit justru menemukan panggung baru. Media sosial dan platform belanja daring membuka akses lebih luas bagi pengrajin kue rumahan untuk memasarkan produknya.

Video proses pembuatan lapis legit yang memperlihatkan ketelatenan memanggang lapisan demi lapisan kerap viral, memancing rasa penasaran dan kekaguman warganet.

Fenomena ini turut membantu melestarikan pengetahuan tradisional sekaligus menarik minat generasi muda untuk belajar membuatnya.

Sejumlah pelaku usaha juga mulai berinovasi dalam pengemasan dan pemasaran. Lapis legit kini hadir dalam ukuran mini, potongan individual, hingga kemasan premium yang cocok sebagai suvenir.

Inovasi ini dinilai mampu memperluas pasar tanpa mengorbankan kualitas.

Di sisi lain, tantangan tetap ada, terutama terkait ketersediaan bahan baku berkualitas dan konsistensi rasa di tengah permintaan yang meningkat, khususnya menjelang hari raya.

Pemerhati kuliner menilai lapis legit sebagai contoh sukses akulturasi budaya yang berbuah menjadi identitas kuliner nasional.

Kategori :