Bek sayap tersebut menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri ke sudut bawah gawang De Gea.
BACA JUGA:Hasil Liga Eropa: Real Betis Tekuk Feyenoord 2-1, Amankan Tiket 16 Besar.
BACA JUGA:Hasil Liga Eropa: AS Roma Tahan Panathinaikos 1-1, Lolos 16 Besar.
Gol ini juga menjadi gol perdananya di Serie A, menegaskan kontribusi penting para pemain muda Napoli.
Fiorentina tak tinggal diam. Delapan menit berselang, Manor Solomon memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan Meret.
Skor berubah menjadi 2-1 dan laga kembali terbuka dengan tempo tinggi.
Situasi semakin menantang bagi Napoli setelah kapten tim Giovanni Di Lorenzo mengalami cedera lutut saat mengantisipasi bola mati.
Ia terpaksa ditarik keluar dengan tandu dan digantikan Mathias Olivera, menambah panjang daftar pemain cedera yang sudah mencakup Kevin De Bruyne, Matteo Politano, dan Andre-Frank Zambo Anguissa.
Meski dalam kondisi pincang, Napoli menunjukkan kedewasaan permainan.
Lini belakang bermain disiplin, sementara Meret kembali menjadi tembok terakhir dengan beberapa penyelamatan krusial saat Fiorentina terus menekan di sisa waktu.
Napoli bahkan nyaris menambah gol ketiga melalui sepakan Scott McTominay dan peluang Rasmus Hojlund, namun De Gea tampil solid menjaga asa Fiorentina.
Di sisi lain, peluang emas La Viola melalui Moise Kean dan Rolando Mandragora gagal dimaksimalkan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Napoli.
Tambahan tiga poin ini membawa Partenopei mengukuhkan posisi di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A dengan 46 poin, sekaligus memangkas jarak dengan tim-tim di papan atas.
Kemenangan atas Fiorentina menjadi titik balik penting bagi Napoli. Di tengah badai cedera, pasukan Antonio Conte menunjukkan karakter, mentalitas, dan efektivitas yang dibutuhkan untuk kembali bersaing dalam perburuan papan atas Serie A musim ini.