“Croffle itu simple, tapi rasanya mewah. Cocok untuk semua kalangan, dari anak muda sampai orang dewasa,” ujar salah satu pemilik kafe di Jakarta.
BACA JUGA:Arem-Arem, Kuliner Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Makanan Modern
BACA JUGA:Kentang Mustofa, Pelengkap Kuliner Nusantara yang Tetap Bertahan di Tengah Tren Makanan Modern
Media sosial berperan besar dalam menyebarkan tren croffle. Banyak konten kreator membagikan proses pembuatan croffle, ulasan rasa, hingga rekomendasi tempat yang menyajikan croffle terbaik.
Visual croffle yang menggugah selera membuat makanan ini mudah viral dan menarik perhatian warganet.
Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk memasarkan produk mereka dengan biaya promosi yang relatif rendah.
Dari sisi bahan baku, croffle sebenarnya cukup sederhana. Adonan croissant yang digunakan bisa dibuat sendiri atau menggunakan adonan siap pakai.
Namun, kualitas mentega dan teknik pemanggangan sangat menentukan hasil akhir. Jika dipanggang terlalu lama, croffle bisa menjadi terlalu keras.
Sebaliknya, jika kurang matang, teksturnya tidak akan renyah. Karena itu, banyak penjual terus bereksperimen untuk mendapatkan hasil terbaik.
Harga croffle di pasaran pun bervariasi. Untuk satu porsi croffle polos, harga biasanya dibanderol mulai dari belasan ribu rupiah.
Sementara croffle dengan topping premium bisa mencapai puluhan ribu rupiah.
Meski demikian, tingginya minat konsumen membuat croffle tetap diminati meskipun harganya relatif lebih mahal dibandingkan camilan tradisional.
Selain dijual di kafe, croffle juga mulai merambah pasar rumahan. Banyak pelaku usaha rumahan menjual croffle secara daring melalui aplikasi pesan antar makanan.
Strategi ini dinilai efektif, terutama sejak kebiasaan masyarakat memesan makanan secara online semakin meningkat.
Croffle yang praktis dan mudah dikemas menjadi nilai tambah dalam penjualan daring.
Tren croffle juga membuka peluang inovasi baru. Beberapa pelaku usaha mulai mengembangkan croffle dengan cita rasa lokal, seperti topping gula aren, kelapa, hingga saus pandan.