Pemkab OKI–Telkomsel Susun Rencana Aksi Pengentasan Wilayah Blankspot 2026

Kamis 05-02-2026,14:47 WIB
Reporter : Diansyah
Editor : Dahlia

Pemerintah desa menyediakan infrastruktur pasif seperti menara atau gedung, pemerintah daerah berperan sebagai koordinator, sementara Telkomsel menghadirkan teknologi jaringan.

BACA JUGA:Inilah Prioritas Pembangunan di Lempuing OKI Usai Menggelar Musrenbang!

BACA JUGA:Puluhan km Ditempuh Gobar Musi untuk Menuju Polres OKI

Skema kolaboratif ini dinilai mampu menekan biaya konstruksi sehingga konektivitas dapat diwujudkan di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau sinyal.

“Tahun lalu kita telah mengentaskan lima desa melalui program internet gotong royong bersama Telkomsel. 

Pada awal tahun ini, kami berharap kerja sama tersebut terus diperkuat untuk menjangkau desa-desa lain yang belum tersentuh. Data wilayahnya sudah kami siapkan,” kata Adi.

Manager Network Operation and Productivity (NOP) Telkomsel Palembang Riki Irawan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperluas jangkauan layanan telekomunikasi hingga ke pelosok daerah.

“Kami menyambut baik sinergi ini. Telkomsel berupaya menghadirkan layanan yang merata agar masyarakat dapat menikmati akses internet cepat di seluruh wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, Telkomsel akan terus mendukung Kabupaten OKI terbebas dari blankspot sebagai bagian dari percepatan transformasi digital serta peningkatan layanan publik berbasis teknologi.

Dari puluhan program pembangunan jaringan reguler di wilayah kerja Telkomsel Sumatera Selatan, sebanyak 17 titik di antaranya dibangun di Kabupaten OKI pada tahun lalu.

Pada tahun ini, selain melalui program reguler, Telkomsel juga akan melanjutkan instalasi BTS melalui skema internet gotong royong sekaligus peningkatan layanan pada BTS mobile yang telah dibangun sebelumnya. 

BTS hasil program tersebut akan ditingkatkan menjadi BTS permanen, sementara perangkat penerima (receiver) eksisting dapat dipindahkan ke wilayah lain yang belum terjangkau jaringan guna mempercepat pengentasan blankspot di OKI.

Sebelum rapat koordinasi berlangsung, Diskominfo OKI telah melakukan pendataan wilayah blankspot melalui masing-masing kecamatan hingga awal November.

Data tersebut menjadi dasar pemetaan bersama operator untuk menentukan prioritas pembangunan jaringan pada tahun mendatang.

Berdasarkan hasil koordinasi, telah teridentifikasi sejumlah titik prioritas di Kabupaten OKI yang menjadi fokus penanganan pada 2026. 

Melalui kolaborasi ini, Pemkab OKI berharap seluruh wilayah segera menikmati konektivitas digital yang merata, sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang semakin terkoneksi, digital, dan maju.*

Kategori :