PALPOS.CO - Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Lubuklinggau selama bulan suci Ramadhan 1447 H masih diragukan.
Terbukti acara Tablig Akbar perdana yang berlangsung di Masjid Agung As Salam, Jumat 20 Februari 2026, yang dijadwalkan sekitar pukul 08.00 WIB, hanya dihadiri ratusan ASN dari ribuan ASN yang ada di lingkungan Kota Lubuklinggau.
Minimnya kehadiran ASN ini ternyata menjadi perhatian Wali Kota dan Wakil Walikota Lubuklinggau, H Rachmat Hidayat dan H Rustam Effendi, yang menghadiri langsung acara tabligh Akbar perdana tersebut.
Terlebih kegiatan siraman rohani ini hanya dilakukan sepekan sekali selama Ramadhan 1447 H dan kegiatan tersebut dilaksanakan pada jam kerja.
Untuk meningkatkan disiplin ASN tersebut terutama selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota memberikan peringatan keras bakal melakukan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Lampu kuning tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau usai acara tabligh Akbar, Jumat 20 Februari 2026.
Menurut Wali Kota Rachmat Hidayat yang akrab disapa Yoppy Karim, pelaksanaan Tablig Akbar yang digelar sepekan sekali selama Ramadan merupakan bagian dari kegiatan resmi pemerintah dan dilaksanakan pada jam kerja.
“Kalau mereka tidak hadir dan tidak mengisi daftar hadir, artinya sama saja tidak masuk kerja. Karena kegiatan ini masuk dalam jam kerja dan ada absensinya,” tegas Yoppy.
BACA JUGA:Sekelompok Pemuda Diduga Pengedar Daun Setan Diringkus Satres Narkoba Polres Lubuklinggau
BACA JUGA:Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan dan Hari Raya, Ini Tatacara dan Doa yang Dibaca
Menurutnya, penilaian TPP ASN sangat bergantung pada daftar kehadiran. Dengan demikian, ASN yang tidak mengikuti kegiatan tanpa keterangan jelas akan tercatat absen dan berpotensi berdampak pada besaran TPP yang diterima.
Dalam kesempatan itu, Yoppy juga mengingatkan agar para ASN tidak hanya menuntut hak, namun abai terhadap kewajiban sebagai aparatur negara.
“Jangan hanya menuntut hak, tapi kewajiban diabaikan. Hak itu akan mengikuti kalau kewajiban dijalankan dengan baik,” tegasnya.