Dari sekitar 500 anggota AMSI, kurang dari 5 persen yang telah mengimplementasikan robots.txt secara optimal, termasuk melakukan whitelist dan blacklist terhadap crawler tertentu.
“Literasi teknis soal perlindungan data publisher masih sangat rendah. Ini pekerjaan rumah besar,” ujar Wahyu.
Dorongan Regulasi dan Penguatan Publisher Rights
Di tingkat ekosistem, AMSI mendorong lahirnya regulasi yang lebih kuat untuk melindungi konten jurnalistik.
Revisi Undang-Undang Hak Cipta, penguatan publisher rights, hingga penyusunan regulasi turunan dinilai krusial untuk memperkuat posisi tawar media nasional dalam bernegosiasi dengan platform digital global.
Tanpa perlindungan hukum yang memadai, media akan terus berada pada posisi lemah di tengah dominasi raksasa teknologi.
“Kita butuh keberpihakan kebijakan agar jurnalisme tetap hidup,” tegas Wahyu.
Transformasi Internal dan Pemanfaatan AI Secara Strategis
Selain regulasi, transformasi internal perusahaan media juga menjadi kunci.
Publisher didorong untuk lebih memahami aset data yang dimiliki, melakukan diferensiasi produk jurnalistik, serta memetakan kebutuhan audiens secara lebih presisi.
Pemanfaatan AI, menurut Wahyu, seharusnya tidak dilihat semata sebagai ancaman, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan produktivitas redaksi, efisiensi kerja, dan inovasi model bisnis.
Dengan pendekatan berbasis data, media diharapkan mampu menemukan sumber pendapatan baru yang lebih berkelanjutan.
Perspektif Global dari BBC Media Action
Country Director Indonesia and Pacific BBC Media Action, Rachel McGuinn, menambahkan bahwa disrupsi AI merupakan tantangan global yang juga dirasakan media di berbagai negara berkembang.
Untuk itu, BBC Media Action mengembangkan panduan riset guna memetakan dampak AI terhadap jurnalis dan ekosistem kerja media.
Proyek tersebut bertajuk Public Interest Media and Healthy Information Environments (PIMHIE) dan menjadi bagian dari program global yang juga dijalankan di Sierra Leone, Peru, dan Zambia.
Meski karakter pasar berbeda, tantangan yang dihadapi relatif serupa: tekanan ekonomi, disrupsi digital, dan ketimpangan relasi dengan platform teknologi.
Melalui kolaborasi dengan AMSI, proyek PIMHIE bertujuan menjembatani riset global, praktik media lokal, serta dialog lintas sektor demi menjaga keberlanjutan media yang berpihak pada kepentingan publik.
Solidaritas Industri Jadi Harapan
Forum ini menegaskan bahwa tantangan AI tidak dapat dihadapi secara individual.