Bulog OKU Bentuk Dua Tim Jemput Gabah Petani

Rabu 25-02-2026,13:44 WIB
Reporter : Eco
Editor : Dahlia

BATURAJA, PALPOS.CO - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) membentuk dua tim jemput gabah untuk menyerap hasil panen petani di OKU Raya.

"OKU Raya itu meliputi tiga kabupaten di Sumsel yakni OKU, OKU Timur dan OKU Selatan," kata Kepala Bulog OKU, Junirman, Rabu (25/2).

Dia mengatakan, tim yang dibentuk ini bertugas melakukan upaya jemput bola untuk menyerap hasil panen petani di berbagai desa-desa di tiga kabupaten tersebut yang memulai masa panen.

Dalam kegiatan penyerapannya di lapangan, pihaknya juga terus mensosialisasikan tentang pembelian gabah ditingkat petani dengan harga GKP sebesar Rp6.500 per kilogram.

BACA JUGA:Bus Kesehatan Keliling Gratis Pemkab OKU, Permudah Akses Layanan Kesehatan Masyarakat

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi di Sekretariat DPRD OKU Resmi Masuk Tahap Penyidikan

Harga yang ditetapkan tersebut diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan petani, sekaligus memenuhi kebutuhan cadangan beras pemerintah.

Selain itu, pihaknya juga menyiagakan lima posko pemantau meliputi di Kantor Bulog OKU dan empat gudang di wilayah Kabupaten OKU Timur guna mengetahui daerah mana saja yang berpotensi melaksanakan panen raya untuk diserap hasil panennya.

"Kami juga terus mendorong agar para petani bersama para penyuluh dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga kualitas dari gabah yang dihasilkan sehingga dapat diproduksi dan menghasilkan beras berkualitas," ujarnya.

Menurutnya, sejak awal tahun 2026 pihaknya sudah bergerak dalam rangka menyerap hasil pertanian padi milik petani di Kabupaten OKU Timur yang telah memulai masa panen.

BACA JUGA:Kejari OKU Naikkan Status Dugaan Korupsi APBD Sekretariat DPRD OKU Ke Penyidikan

BACA JUGA:Warga OKU Diminta Tidak Membuang Sampah di Sungai Ogan

Adapun desa-desa di OKU Timur yang sudah melaksanakan panen raya meliputi Cempaka, Cempaka 3 Ulu, Sumberharjo, Sumber Tani, Tanjung Mas, Tanjung Mulia, Sukamaju, Kurungan Nyawa II, Sungai Tuha Jaya, dan Tulang Bawang. "Hasil panen di 10 desa ini cukup berlimpah mencapai 1.665 ton," ujarnya. (len)

Kategori :