PALPOS.CO - Malam penuh drama tersaji di Allianz Stadium ketika Juventus menang 3-2 atas Galatasaray pada leg kedua playoff UEFA Champions League 2025/2026, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB.
Namun kemenangan itu terasa pahit. Bianconeri tetap tersingkir karena kalah agregat 5-7, sementara wakil Turki melenggang gagah ke babak 16 besar.
Juventus tampil dengan semangat membara sejak menit awal. Mereka tahu hanya keajaiban yang bisa membalikkan defisit agregat.
Serangan demi serangan digencarkan. Peluang pertama hadir lewat sundulan Federico Gatti, tetapi masih melambung. Tekanan terus dibangun.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Newcastle Libas Qarabag 3-2! Agregat 9-3.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Atletico Madrid Mengamuk 4-1, Pastikan Tiket 16 Besar
Akhirnya kebuntuan pecah jelang turun minum. Wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran di kotak penalti.
Manuel Locatelli maju sebagai algojo dan dengan tenang menaklukkan kiper. Skor 1-0, agregat menjadi 3-5. Asa mulai tumbuh.
Memasuki babak kedua, drama datang. Lloyd Kelly diganjar kartu merah usai tinjauan VAR. Juventus harus bermain dengan 10 orang.
Situasi ini sempat membuat publik pesimistis. Namun justru di sinilah mental “La Vecchia Signora” berbicara.
BACA JUGA:Hasil Liga Champions: Inter Disingkirkan Bodø/Glimt Usai Kalah 1-2 di Giuseppe Meazza
BACA JUGA:Daftar 25 Pemain Garuda Futsal ke Thailand, Hanya 14 yang Lolos Skuad Final.
Alih-alih runtuh, Juve bangkit.
Menit ke-70, Federico Gatti mencetak gol kedua memanfaatkan umpan silang akurat. Skor 2-0, agregat menipis menjadi 4-5. Stadion bergemuruh.
Tekanan makin menjadi-jadi. Lalu pada menit ke-82, Weston McKennie menyundul bola hasil duel udara Koopmeiners.