Program ini menyasar warga prasejahtera yang belum memiliki akses listrik mandiri, agar dapat menikmati layanan kelistrikan secara resmi.
BACA JUGA:Menyiasati Tekanan Fiskal, Daerah Perlu Opsi Pembiayaan Alternatif
BACA JUGA:Sat Lantas Polres OKI Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas Pelajar Melalui Pembinaan PKS
Bupati Muchendi menegaskan, bantuan listrik gratis dan program rumah layak huni merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, Baznas, serta dukungan legislatif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang terjalin.
Bantuan rumah layak huni dan sambungan listrik gratis ini bukan sekadar bantuan fisik, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih bermartabat,” ujar Muchendi.
Menurut dia, akses terhadap hunian yang layak dan listrik merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Tanpa dua hal tersebut, upaya mendorong pendidikan, kesehatan, dan produktivitas ekonomi keluarga akan sulit tercapai.
Ia berharap sinergi serupa terus diperluas agar semakin banyak warga prasejahtera di OKI yang merasakan manfaatnya.
“Kami siap mendukung dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Harapannya, semakin banyak warga yang terbantu, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara bertahap dan merata,” tutupnya.*