Gulai Daun Singkong, Hidangan Sederhana yang Kaya Rasa dan Tradisi

Jumat 06-03-2026,11:13 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Santan menjadi elemen penting dalam gulai daun singkong karena memberikan rasa gurih yang khas.

BACA JUGA:Opor Ayam, Hidangan Tradisional yang Selalu Hadir di Momen Istimewa

BACA JUGA:Tomyam, Sup Legendaris Asia Tenggara yang Mendunia

Setelah bumbu ditumis dan santan dimasukkan, daun singkong yang sudah direbus kemudian ditambahkan ke dalam kuah gulai.

Proses memasak dilakukan dengan api sedang sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.

Dalam beberapa variasi resep, masyarakat juga menambahkan bahan lain seperti ikan teri, udang, atau bahkan potongan daging untuk memperkaya rasa.

Gulai daun singkong memiliki banyak variasi di berbagai daerah di Indonesia.

Di Sumatera Barat misalnya, hidangan ini sering ditemukan di rumah makan Padang dan menjadi salah satu pelengkap utama dalam hidangan nasi Padang.

Versi Minangkabau biasanya memiliki rasa yang lebih pedas dengan kuah santan yang kental dan warna kuning kemerahan dari campuran cabai dan kunyit.

Selain itu, sering pula ditambahkan ikan teri atau udang kecil untuk menambah cita rasa gurih.

Sementara itu, di beberapa daerah lain seperti Jawa dan Sumatera Utara, gulai daun singkong juga memiliki ciri khas tersendiri.

Ada yang memasaknya dengan kuah lebih encer, ada pula yang menambahkan kelapa parut sangrai atau bumbu tambahan tertentu agar rasanya lebih kompleks.

Meskipun berbeda-beda, inti dari hidangan ini tetap sama, yaitu memadukan daun singkong dengan bumbu rempah dan santan yang kaya rasa.

Selain rasanya yang lezat, gulai daun singkong juga memiliki nilai budaya yang cukup kuat.

Hidangan ini sering disajikan dalam berbagai acara keluarga, kenduri, maupun perayaan adat.

Di beberapa daerah, gulai daun singkong bahkan dianggap sebagai simbol kebersamaan karena biasanya dimasak dalam jumlah besar untuk dinikmati bersama-sama.

Kategori :