Diduga Pamer Miras di Klub Malam, Ketua DPRD Ogan Ilir Angkat Suara, Minta BK Segera Bertindak

Jumat 20-03-2026,14:33 WIB
Reporter : Isro
Editor : Dahlia

OGANILIR, PALPOS.CO - Ketua DPRD yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Ogan Ilir, Edwin Cahya Putra, menanggapi terkait beredar luasnya  di media sosial, sebuah foto yang diduga menampilkan anggota DPRD Ogan Ilir tengah memegang botol minuman keras (miras) di sebuah klub. 

Edwin langsung mengambil langkah dengan mengeluarkan nota dinas kepada Badan Kehormatan (BK) DPRD Ogan Ilir. 

Ia meminta agar dugaan pelanggaran etik tersebut segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

“Kepada BK untuk segera menindaklanjuti adanya dugaan pelanggaran kode etik DPRD,” ujar Edwin melalui pesan dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Ogan Ilir, Kamis (19/3/2026) malam.

BACA JUGA:Rumah Warga di Ogan Ilir Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BACA JUGA:Foto Diduga Anggota DPRD Ogan Ilir Pesta Miras Beredar di Medsos, Tuai Sorotan Warganet

Edwin menjelaskan, secara mekanisme, Badan Kehormatan akan memanggil yang bersangkutan beserta saksi-saksi yang berada di lokasi saat kejadian. 

Pemanggilan ini bertujuan untuk mengklarifikasi serta menggali informasi terkait dugaan pelanggaran etik tersebut.

“Saksi-saksi akan dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran etik,” jelasnya.

Sebelumnya, foto tersebut viral di media sosial salah satu yang ikut  mengunggah yakni akun media sosial @Sumsel.terciduk. 

BACA JUGA:Polsek Indralaya Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis, Pemudik Merasa Lebih Aman

BACA JUGA:Suzuki Nex Crossover, Skutik Entry Level Bergaya Klasik-Modern dengan Stang Naked yang Unik

Postingan itu dengan cepat menyebar luas di berbagai platform. Hingga kini, belum diketahui secara pasti lokasi maupun waktu pengambilan foto tersebut.

Reaksi warganet pun beragam. Sebagian besar menyayangkan dugaan perilaku tersebut, terlebih jika benar melibatkan seorang pejabat publik. Mereka menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap yang patut dicontoh oleh masyarakat.

Sejumlah komentar bernada kritik juga membanjiri unggahan tersebut. “Uang rakyat dipakai buat mabok,” tulis akun @Yaniagata.

Kategori :