Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan teknis, perawatan, perbaikan, dan mengonversi kendaraan ke BBG dengan mudah dan profesional.
BACA JUGA:BSI Bayarkan Zakat Lebih dari Rp1 Triliun dalam kurun waktu 5 Tahun
BACA JUGA:UNSRI Umumkan Hasil SNBP 2026, Peserta Lulus Wajib Registrasi Ulang agar Tak Gugur
Untuk mewujudkan visi ketahanan energi yang solid melalui pemanfaatan BBG, PGN menekankan pentingnya sinergi dan dukungan dari pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui Anak Perusahaan yaitu PT Gagas Energi Indonesia, PGN mengelola 14 SPBG, 4 MRU dan 1 Mother Station (MS) untuk melayani BBG.
PGN berharap dengan sinergi yang solid dapat mendorong pemanfaatan BBG di masyarakat sekaligus memperluas pembangunan SPBG di berbagai wilayah.
“Pada prinsipnya, PGN terus memastikan keandalan pasokan gas bumi untuk seluruh jaringan SPBG yang tersebar di wilayah.
Dengan mengoptimalkan sumber energi domestik, kontribusi ini diharapkan dapat menopang Indonesia dalam menghadapi dinamika energi dunia dan melangkah maju menuju kemandirian energi untuk aktivitas sehari-hari masyarakat,” tutup Fajriya.