Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten OKU Timur, Bambang Irawan, membenarkan bahwa proyek tersebut berasal dari anggaran pusat.
BACA JUGA:Kasus Korupsi KUR Fiktif BSB Martapura, Kejati Sumsel Periksa 6 Pegawai
BACA JUGA:Perempuan Asal Lampung Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di OKU Timur, Satu Terduga Pelaku Diburu
Namun, Bambang belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait pelaksanaan mega proyek tersebut.
“Kegiatan itu ada dì periode pimpinan sebelumnya, jadi perlu kami konfirmasi lebih dulu agar tidak salah informasi,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung serta evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.
Mereka juga meminta adanya transparansi agar kualitas pembangunan benar-benar sesuai dengan anggaran yang dìgelontorkan. (Ard)