PRABUMULIH, PALPOS.CO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, H Deni Victoria SH MSi mengapresiasi terlaksananya musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Menurut Deni Victoria musrenvang penyusunan dokumen RKPD tersebut sangatlah penting.
Melalui musrenbang penyusunan RKPD tahun 2027 tersebut rencana program-program kerja itu bisa tersampaikan sampai ke bawah.
“Pelaksanaan musrenbang penyusunan RKPD tahun 2027 ini sangat baik sekali. Karena program-program itu bisa tersampaikan sampai ke bawah, mulai dari kelurahan dan kecamatan.
BACA JUGA:Pertamina Drilling Tampil di OTC Asia 2026, Pamerkan Teknologi ERRA dan Operasikan 57 Rig Migas
Jadi sinergitasnya bisa selaras, sehingga pembangunan ke depan lebih terarah dan sesuai dengan prioritas,” ujar Deni Victoria ketika diwawancarai usai menghadiri musrenbang penyusunan RKPD tahun 2024, di gedung kesenian rumah dinas walikota Prabumulih, pekan lalu.
Menurut politisi Partai Demokrat ini, penyelarasan dalam penyusunan rencana kerja ini sangatlah penting agar setiap program yang dijalankan tidak tumpang tindih dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
“Kalau semua sudah selaras, maka pembangunan itu jelas arahnya dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, terkait kebijakan efisiensi anggaran, pihak DPRD menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah pusat yang kemudian diikuti oleh pemerintah daerah.
BACA JUGA:Aktifkan Satkamling, Kapolres Prabumulih Dorong Peran Aktif Warga Jaga Keamanan Lingkungan
BACA JUGA:Sempat Ditahan Imigrasi Kamboja, PMI Asal Prabumulih Dadang Gumbira Berhasli Dipulangkan
“Masalah efisiensi, kita ikut kebijakan dari pusat. Efisiensi ini sangat baik, baik dari sisi energi maupun keuangan,” tuturnya seraya menegaskan DPRD Prabumulih akan ikut mengawal program prioritas tahun 2027 mendatang.
Suami Hj Leni Kartika ini menjelaskan, kebijakan efisiensi akan berdampak positif terhadap keberlanjutan pembangunan daerah, karena anggaran dapat difokuskan pada program-program yang benar-benar prioritas.
“Dengan efisiensi, pembangunan ke depan tetap bisa berjalan. Nantinya kita akan lebih selektif dalam menentukan program-program mana yang benar-benar penting dan dibutuhkan masyarakat,” jelasnya.