Setelah didiamkan beberapa saat agar bumbu meresap, potongan lemak kemudian ditusuk menggunakan bambu dan dibakar di atas bara arang.
BACA JUGA:Pisang Bolen, Kudapan Legendaris yang Terus Bertahan di Tengah Tren Kuliner Modern
BACA JUGA:Cimol Keju Kian Digemari, Peluang Usaha Kuliner Jalanan Semakin Menjanjikan
Menurutnya, kunci utama kelezatan sate jando terletak pada kualitas bahan baku dan proses pembakaran. Jika dibakar terlalu lama, tekstur lemak akan menjadi keras dan kehilangan cita rasa gurihnya.
Sebaliknya, jika dimasak dengan tepat, sate jando akan menghasilkan perpaduan rasa renyah di luar namun lembut di bagian dalam.
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap sate jando juga dinilai sebagai bagian dari kebangkitan kuliner tradisional Indonesia.
Pengamat kuliner dari Bandung Culinary Institute, Dwi Hartono, menyebut tren tersebut menunjukkan bahwa masyarakat mulai kembali menghargai makanan lokal.
“Anak muda sekarang tidak hanya mencari makanan enak, tetapi juga pengalaman kuliner yang memiliki cerita dan identitas budaya. Sate jando punya karakter kuat sebagai makanan rakyat Sunda,” kata Dwi.
Ia menambahkan bahwa media sosial memiliki peran besar dalam memperkenalkan kembali makanan tradisional kepada generasi muda.
Tampilan sate jando yang dibakar langsung di atas arang dan disajikan dengan sambal serta lontong dinilai cukup menarik untuk dijadikan konten digital.
Selain di Bandung, sate jando kini mulai mudah ditemukan di berbagai kota lain seperti Cimahi, Garut, Tasikmalaya, hingga Jakarta.
Beberapa pelaku usaha bahkan mulai mengemas sate jando dalam bentuk frozen food agar bisa dipasarkan secara lebih luas melalui platform daring.
Meski demikian, meningkatnya popularitas sate jando juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi para pedagang tradisional.
Persaingan usaha semakin ketat, terutama dengan munculnya restoran modern yang menjual sate jando dengan konsep kekinian dan harga lebih tinggi.
“Kalau pedagang kecil harus tetap menjaga rasa dan kualitas supaya pelanggan tetap datang,” ujar Asep.
Di sisi lain, para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam mengonsumsi sate jando.