PALPOS.CO - Ayam bakar kembali menjadi sorotan dalam dunia kuliner Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan tradisional yang diolah dengan teknik modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, hidangan ini tidak hanya hadir di warung makan sederhana, tetapi juga merambah restoran modern hingga layanan pesan-antar digital yang semakin berkembang pesat.
Di berbagai daerah, ayam bakar dikenal sebagai salah satu menu favorit yang mudah ditemui.
Cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas dari bumbu rempah khas Indonesia membuatnya digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
BACA JUGA:Resep Sapi Kuah Santan Pedas ala Priska Koes, Gurih Nikmat dan Mudah Dibuat di Rumah
Proses pembakarannya yang menggunakan arang atau alat pemanggang modern memberikan aroma khas yang sulit ditandingi oleh metode memasak lainnya.
Seorang pelaku usaha kuliner di Palembang, Sumatera Selatan, mengatakan bahwa permintaan ayam bakar meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir.
Menurutnya, perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin sibuk membuat makanan siap saji seperti ayam bakar menjadi pilihan utama karena praktis namun tetap lezat.
“Sekarang orang ingin makanan yang cepat, tapi tetap punya rasa rumahan. Ayam bakar itu jawabannya,” ujarnya.
BACA JUGA:Tahu Penyet Sambal Ijo, Kuliner Sederhana yang Kian Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Sambal Pecak Terong Ungu Bakar Kian Digemari, Cita Rasa Tradisional yang Tetap Relevan
Fenomena ini juga didukung oleh perkembangan media sosial yang turut mempopulerkan berbagai variasi ayam bakar.
Banyak konten kreator kuliner yang mengunggah video proses pembakaran ayam dengan bumbu kecap, madu, hingga sambal pedas khas daerah.
Visualisasi makanan yang menggugah selera membuat ayam bakar semakin viral dan menarik perhatian generasi muda.