PALEMBANG, PALPOS.CO — Di tengah kebutuhan industri yang terus berkembang, kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan daya saing serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri tidak hanya memberikan nilai tambah bagi individu, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan.
Dalam mendukung pengembangan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional, Pertamina Patra Niaga melalui Kilang Plaju dan Fungsi Project R&P di bawah Direktorat Infrastruktur, Proyek, dan Asset Integrity bersama UPTD Balai Latihan Kerja Pengembangan Produktivitas dan Keterampilan Transmigran (BLKPPKT) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Pembukaan Pelatihan dan Uji Kompetensi Operator Scaffolding bagi masyarakat Area Ring 1 Project R&P Plaju Tahun 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 24 peserta yang berasal dari delapan kelurahan di sekitar Ring 1 Pertamina Patra Niaga RU III Plaju.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Perkuat Kapasitas Analis Kebijakan Melalui Policy Talks Nasional
BACA JUGA:Sebanyak 15 Anggota PLASTIC Berekspresi Bersama Hondda Scopy
Selama pelatihan, peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik terkait pekerjaan scaffolding sesuai standar kompetensi yang berlaku, sebelum mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi yang diakui secara profesional.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga melalui Kilang Plaju dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Melalui pengembangan kompetensi dan sertifikasi tenaga kerja, perusahaan berupaya menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan tenaga kerja yang siap menghadapi kebutuhan industri.
Pjs. General Manager Project R&P Dumai, Muhammad Rahmad, menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu investasi penting yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan dan masyarakat.
"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kami berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin sehingga memiliki keterampilan yang berstandar, mampu bekerja dengan aman, dan memiliki daya saing yang lebih baik di sektor industri," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keselamatan kerja menjadi salah satu aspek utama yang juga ditanamkan selama pelatihan.