PRABUMULIH, PALPOS.CO - Komitmen Polres Prabumulih dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) terus diwujudkan melalui berbagai program pembinaan internal.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan pembinaan fisik dan jasmani kepada puluhan personel yang memiliki berat badan berlebih atau overweight alias gendut.
Sebanyak 67 anggota Polres Prabumulih mengikuti program pembinaan kebugaran yang digelar di halaman Mapolres Prabumulih, Jumat 5 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Prabumulih, Kompol Chindy Helyadi SIK MH, sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kesiapan personel dalam menjalankan tugas kepolisian.
BACA JUGA:Polres Prabumulih Raih Penghargaan di Rakernis Bidang Hukum Polda Sumsel 2026
Program pembinaan ini menjadi salah satu bentuk perhatian institusi terhadap kondisi kesehatan anggota, mengingat tugas kepolisian membutuhkan kesiapan fisik yang prima, daya tahan tubuh yang baik, serta mobilitas tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Wakapolres Prabumulih Kompol Chindy Helyadi mengatakan bahwa kegiatan pembinaan fisik bagi personel overweight bukan sekadar program olahraga biasa, melainkan bagian dari strategi pembinaan SDM Polri agar tetap profesional dan mampu menjalankan tugas secara optimal.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, setiap personel dituntut memiliki kondisi tubuh yang sehat dan bugar agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Program pembinaan ini merupakan salah satu upaya Polres Prabumulih dalam mewujudkan personel yang sehat, disiplin, profesional, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di lapangan," ujar Kompol Chindy Helyadi.
BACA JUGA:Buruh Harian Lepas di Prabumulih Ditangkap Polisi, Simpan 5 Paket Sabu untuk Dijual Kembali
Perwira menengah alumni Akademi Kepolisian ini menjelaskan bahwa kesehatan dan kebugaran fisik merupakan modal utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Dengan kondisi tubuh yang prima, anggota akan lebih siap dalam melaksanakan tugas pengamanan, pelayanan publik, penegakan hukum, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Lebih lanjut, Chindy menegaskan bahwa keberhasilan seorang anggota polisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual dan profesionalisme kerja, tetapi juga ditopang oleh kondisi fisik yang sehat dan terjaga dengan baik.