Daun Nangka Kuning, Herbal Sumsel yang Dipercaya Atasi Penyakit Kuning

Jumat 17-07-2026,19:50 WIB
Reporter : Yati
Editor : Bambang

Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hepatitis, gangguan saluran empedu, kerusakan hati, batu empedu, hingga penyakit tertentu yang menyebabkan penghancuran sel darah merah secara berlebihan.

BACA JUGA:Sirih Merah, Herbal Kaya Manfaat untuk Kesehatan

BACA JUGA:Sering Kentut? Ini Frekuensi Normal, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Karena penyebabnya beragam, pengobatan penyakit kuning juga harus disesuaikan dengan diagnosis medis.

Dalam praktik pengobatan tradisional masyarakat Sumatera Selatan, terdapat aturan konsumsi daun nangka kuning yang dikenal dengan pola*7-5-3.

Ramuan tersebut dibuat dengan mengekstrak atau merebus tujuh lembar daun pada hari pertama untuk diminum.

Selanjutnya, satu hingga dua hari kemudian dibuat ramuan dari lima lembar daun, lalu diakhiri dengan ramuan dari tiga lembar daun.

Menurut kepercayaan masyarakat, setelah mengonsumsi ramuan tersebut, penderita biasanya mengalami mual hingga muntah berulang kali.

Reaksi ini diyakini sebagai bagian dari proses tubuh mengeluarkan zat-zat yang dianggap menjadi penyebab penyakit.

Namun perlu dipahami, belum terdapat bukti ilmiah yang membuktikan bahwa muntah setelah mengonsumsi daun nangka kuning merupakan proses pengeluaran bilirubin dari tubuh.

Secara medis, bilirubin umumnya dikeluarkan melalui empedu yang kemudian keluar bersama tinja, sementara sebagian kecil dibuang melalui urine. Muntah bukanlah jalur normal pengeluaran bilirubin.

Karena itu, apabila seseorang mengalami muntah hebat setelah mengonsumsi ramuan herbal apa pun, kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan dehidrasi maupun gangguan elektrolit.

Bagi masyarakat yang tetap memilih menggunakan ramuan tradisional ini, penting untuk memastikan penderita memperoleh cukup cairan agar tidak mengalami kekurangan cairan tubuh. Air putih atau oralit dapat membantu menggantikan cairan yang hilang akibat muntah.

Jika muntah berlangsung terus-menerus, disertai demam tinggi, penurunan kesadaran, nyeri perut hebat, atau mata dan kulit semakin menguning, penderita harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Para ahli kesehatan juga mengingatkan bahwa penggunaan obat herbal sebaiknya hanya menjadi pendamping, bukan pengganti pemeriksaan dan pengobatan medis.

Penyakit kuning dapat menjadi tanda adanya gangguan serius pada hati, saluran empedu, maupun organ lainnya sehingga memerlukan diagnosis yang tepat.

Kategori :