Mediasi Warga dengan PT KIT Belum Menemui Kata Sepakat

Kamis 06-08-2026,14:57 WIB
Reporter : Eco
Editor : Bambang

Pihak perusahaan menyatakan akan mengevaluasi pelaksanaan program CSR ke depan, termasuk kemungkinan memberikan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar. 

BACA JUGA:Pererat Kemitraan Dengan Pers, Kapolres OKU Silaturahmi Ke Pengurus PWI

BACA JUGA:Polisi Sikat Dua Pengecor BBM, Kapolres OKU Terjunkan Personel di SPBU

Namun, terkait pertanyaan mengenai masa berlaku Memorandum of Understanding (MoU) aktivitas bongkar muat, perusahaan mengaku belum dapat memberikan jawaban karena masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.

Koordinator masyarakat Leonardo meminta PT KIT terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat Desa Kurup.

Senada dengan itu, Ketua BPD Desa Kurup Muhtar meminta agar pipa yang berada di aliran Sungai Kurup segera dicabut. 

Menurutnya, kematian ikan yang terjadi di sungai tersebut menimbulkan dugaan adanya pencemaran yang berdampak terhadap lingkungan, sehingga persoalan tersebut diharapkan menjadi perhatian serius perusahaan maupun instansi terkait.

Kepala Desa Kurup Supran mengatakan bahwa sejak awal pemerintah desa bersama masyarakat mendukung keberadaan PT KIT di wilayah mereka.

Ia menegaskan masyarakat tidak pernah mengajukan tuntutan yang berlebihan, melainkan berharap perusahaan dapat memberdayakan tenaga kerja lokal, memberikan manfaat bagi warga sekitar, serta terus menjalin sinergi dengan pemerintah desa. 

Menurutnya, keberadaan perusahaan diharapkan mampu bertahan dalam jangka panjang sekaligus memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Menutup mediasi, Asisten I Setda OKU Indra Susanto meminta kedua belah pihak membuka ruang dialog dan mengedepankan semangat musyawarah agar persoalan segera terselesaikan.

Ia juga mendorong PT KIT merealisasikan program CSR sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat serta menegaskan bahwa apabila di kemudian hari terbukti terjadi kerusakan lingkungan maupun gangguan kesehatan akibat aktivitas perusahaan, maka PT KIT wajib bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. 

Indra juga meminta Pemerintah Desa Kurup mendata warga yang diduga terdampak sebagai dasar penyelesaian permasalahan.

Meski demikian, usai mediasi berakhir, salah seorang perwakilan masyarakat Desa Kurup menyatakan hasil pertemuan tersebut masih "nol" karena belum menghasilkan kesepakatan yang diharapkan. 

Ia menegaskan masyarakat berencana menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. (len)

Kategori :