"Apabila masyarakat menemukan titik api, segera padamkan. Apabila api membesar, segera ajak pihak stakeholder terkait.
BACA JUGA:RUPSLB BPR Muara Enim Setujui Pemberhentian Dua Komisaris
BACA JUGA:Sehari Empat Hektare Lahan Terbakar
Mari bersama-sama Forkopimcam menjaga wilayahnya jangan sampai ada titik api," tegasnya.
Kapolres Muara Enim juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak lengah menghadapi ancacman Karhutla.
Keterbatasan sarana dan peralatan. Menurutnya, harus dijawab dengan kekuatan sinergi dan kebersamaan seluruh elemen.
Jangan sampai kita kalah sama api, biar api yang kalah sama kita. Walaupun alat yang kita punya terbatas, kita harus bersatu padu menanggulangi Karhutla," tegasnya.
Selain sosialisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat peduli api dan tamu undangan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan peralatan pemadam kebakaran sebagai bagian dari upaya mMemastikan kesiapan menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Polres Muara Enim bersama jajaran juga akan terus melakukan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, koordinasi bersama unsur Forkopimcam dan pemerintah desa, pemantauan titik panas (hotspot), patroli pada wilayah rawan, serta pengumpulan informasi terkait potensi terjadinya Karhutla.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, terpadu dan terukur.
Di sisi lain, apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana pembakaran hutan dan lahan, proses penegakan hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui penguatan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Muara Enim menegaskan komitmennya untuk terus menjaga wilayah Kabupaten Muara Enim dari ancaman Karhutla sekaligus memastikan perlindungan terhadap lingkungan dan masyarakat dapat dilakukan secara optimal.(ozi)