UNSRI Berdayakan PAUD Lewat Program DASHAT Berbasis Inovasi Lele dan Kelor di Desa Tanjung Lubuk

Rabu 02-09-2026,16:16 WIB
Reporter : Bambang
Editor : Dahlia

"Anak-anak balita terkadang sulit makan ikan atau sayur secara utuh. Jika diubah menjadi tekstur yang lembut seperti pentol atau nugget, mereka lebih mudah menerimanya. Ini membuktikan bahwa makanan lokal yang sehat juga bisa dibuat sangat enak dan kekinian," paparnya.

Untuk memastikan keberlanjutan program (sustainability), tim UNSRI tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga fasilitas.

Tim UNSRI menyerahkan paket bantuan berupa Modul Edukasi DASHAT, Buku Resep Olahan Pangan Lokal, serta seperangkat alat antropometri modern berupa timbangan digital dan microtoise kepada pengelola PAUD Bunga Nusa Indah.

Program pengabdian berbasis masyarakat ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan kolaborasi interdisipliner dari berbagai kepakaran. 

Program yang turut didukung oleh Chesy Sripratiwi, SST., M.Biomed., Ayu Novitrie, SKM.,M.K.M dan Maurend Yayank Lewinsca, S.K.M., M.Kes., beserta lima mahasiswa  ini turut terjun langsung membantu menyukseskan program ini sebagai bentuk pembelajaran nyata di masyarakat.

Melalui intervensi berkelanjutan ini, diharapkan terjadi perubahan perilaku gizi di tingkat keluarga, terangkatnya potensi pangan lokal menjadi komoditas bermanfaat, serta lahirnya model pemberdayaan PAUD sebagai pusat edukasi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Dengan langkah konkret ini, Universitas Sriwijaya berharap dapat berkontribusi nyata dalam percepatan penurunan prevalensi stunting, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.

Kategori :