Pelaku mencuri getah karet di saat pemilik kebun sedang tidak berangkat ke kebun karena ada keperluan, di waktu itu pencuri menggasak getah beku milik petani karet.
BACA JUGA:Bupati OKU Raih Penghargaan MUI Award
BACA JUGA:Pemkab OKU Gandeng Kejari OKU, Perkuat Pendampingan Bidang Datun
Kami pemilik kebun yang kebetulan tidak berangkat ke kebun karena ada warga yang meninggal, pas kami nak ngangket balam dak tahunya didului maling," kata Mail.
Untuk mengantisipasi aksi pencurian yang sering menggasak beku karet, penyadap karet sekarang terpaksa menunggu getah di penampungan sampai beku.
Setelah getah karet di penampungan beku, langsung diangkat dan dibawa pulang ke rumah. Bersyukur di musim kemarau ini getah lebih cepat membeku.
Petani karet mengaku sulit memergoki pencuri getah beku ini karena pencurinya sangat licin.
Saat beraksinya sulit ditebak, kadang-kadang malam hari dan kadang saat petani karet tidak ke kebun karena ada keperluan lain yang tidak bisa ditinggalkan seperti kematian dan warga yang hajatan. (len)