Akses Sulit dan Minim Air, 3 Hektare Lahan Terbakar

Jumat 18-09-2026,21:15 WIB
Reporter : Febi
Editor : Bambang

Selain itu, untuk menunjang upaya penanganan, tim membawa satu unit mobil box serbaguna, dua unit mesin jinjing, 10 selang machino, dua unit nozzle, satu unit tandon fleksibel serta perlengkapan alat pelindung diri (APD).

BACA JUGA:KPK Periksa 3 ASN BPK, Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

BACA JUGA:Perkuat Kompetensi ATLM Dukung Skrining Ginjal

Di sisi lain, kondisi medan membuat peralatan dan kendaraan tidak dapat digunakan secara optimal untuk menjangkau titik api.

"Minimnya sumber air di sekitar lokasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam mengendalikan kobaran api," bebernya.

Di tengah kondisi tersebut, personel Satgas tetap melakukan peninjauan dan penanganan terhadap titik api sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Abdurrozieq mengingatkan, aktivitas pembakaran lahan berpotensi memicu meluasnya kebakaran, terlebih saat kondisi lahan dalam keadaan kering.

"Untuk masyarakat di sekitar lokasi, kami imbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan.

Jika menemukan titik api atau kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi karhutla, segera laporkan kepada petugas," katanya.

BPBD Kabupaten Muara Enim juga akan kembali melakukan peninjauan pada hari berikutnya untuk memantau perkembangan titik api sekaligus menentukan langkah penanganan lanjutan yang memungkinkan dilakukan di lapangan.(ozi)

Kategori :