HUT ke-25 Prabumulih, Herman Deru Hadiahi Mobil Damkar

Senin 19-10-2026,20:00 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Bambang

Menurut Herman Deru, penanganan karhutla dan penanggulangan kabut asap merupakan dua hal berbeda yang membutuhkan metode tersendiri.

BACA JUGA:Kabut Asap, Jam Pelajaran Sekolah Pagi di Prabumulih Dikurangi dan Sekolah Siang Terapkan PJJ

BACA JUGA:Gebrakan Kapolres Prabumulih! Dua Lokasi Diduga Sarang Narkoba Digerebek, 7 Orang Diamankan!

Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa upaya memadamkan api tidak bisa disamakan dengan penanganan asap yang telah menyebar ke udara.

"Bukan kita menolak asap berasal dari karhutla, tapi penanganannya berbeda," ungkapnya.

Dia menjelaskan, penanganan karhutla berfokus pada pemadaman sumber api. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan satuan tugas (satgas) darat maupun satgas udara agar titik kebakaran dapat segera dikendalikan.

Sementara itu, penanganan asap lebih diarahkan pada upaya mengurangi dampak asap yang mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Herman Deru mencontohkan, penanganan asap di dalam gedung dapat dilakukan menggunakan house fan. Namun, metode tersebut dinilai tidak memungkinkan untuk diterapkan secara langsung di ruang terbuka.

Karena itu, diperlukan pendekatan berbeda untuk mengatasi asap yang menyebar di alam terbuka.

Herman Deru menyebut adanya temuan teknologi yang dikembangkan para ahli Indonesia bersama ahli dari Thailand, yakni pemanfaatan dry ice untuk membantu mengangkat asap agar tidak mengganggu aktivitas manusia.

"Kalau asap kita menangani asapnya untuk asapnya, kalau dalam gedung menggunakan house fan, kalau alam tidak mungkin menggunakan itu maka ada temuan baru yang didapat ahli-ahli Indonesia bekerja sama ahli dari Thailand namanya dry ice, bagaimana mengangkat asap hingga tidak mengganggu manusia," tuturnya.

Herman Deru mengatakan, upaya penanganan asap tersebut telah memberikan dampak terhadap aktivitas penerbangan.

Menurut dia, saat ini tidak ada lagi penundaan penerbangan pesawat akibat kondisi asap yang ditangani melalui upaya tersebut.

"Nah itu penanganannya berbeda, bukannya aku idak mengerti," katanya.

Meski demikian, Herman Deru menegaskan bahwa penanganan karhutla tetap menjadi perhatian pemerintah.

Dia menyebut kebakaran saat ini hanya terjadi di sejumlah titik, tetapi masih terdapat lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Kategori :