Iklan Astra Motor

Tren Chicken Egg Roll Kian Digemari, Dari UMKM hingga Hotel Berbintang

Tren Chicken Egg Roll Kian Digemari, Dari UMKM hingga Hotel Berbintang

Chicken Egg Roll, camilan gurih yang kian digemari dari dapur rumahan hingga hotel berbintang.-Fhoto: Istimewa-

“Banyak pelanggan mencari menu yang familiar di lidah semua usia. Chicken egg roll rasanya ringan, anak-anak suka, orang dewasa juga cocok,” ujarnya.

Selain itu, variasi rasa terus berkembang. Jika sebelumnya hanya tersedia versi original, kini banyak produsen menawarkan varian keju, sayuran, hingga pedas.

BACA JUGA:Ceker Mercon Kian Digemari, Sensasi Pedasnya Bikin Ketagihan

BACA JUGA:Segar dan Praktis, Ini Resep Es Cincau 4 Bahan yang Cocok untuk Ide Jualan dan Takjil Favorit

Beberapa bahkan menambahkan potongan wortel dan daun bawang untuk memberi warna serta tekstur tambahan.

Tak hanya populer di dapur rumahan, chicken egg roll juga mulai menembus pasar ritel modern. Produk beku siap saji dengan label kemasan menarik kini mudah ditemukan di supermarket besar maupun toko daring.

Tren makanan praktis selama beberapa tahun terakhir turut mendorong pertumbuhan kategori ini.

Pengamat industri pangan, Rina Kusumawardani, menilai bahwa chicken egg roll memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan produk olahan ayam lainnya.

“Secara harga relatif terjangkau, bahan bakunya mudah didapat, dan proses produksinya tidak terlalu rumit. Ini membuat banyak pelaku usaha tertarik masuk ke segmen ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan strategi pemasaran digital yang tepat, produk sederhana seperti chicken egg roll bisa memiliki nilai jual lebih tinggi.

Foto produk yang menggugah selera dan promosi melalui media sosial terbukti efektif meningkatkan penjualan.

Melihat pertumbuhan pasar domestik, sejumlah produsen mulai melirik peluang ekspor.

Negara-negara di kawasan Asia Tenggara dinilai memiliki selera yang mirip dengan Indonesia, sehingga produk seperti chicken egg roll berpotensi diterima dengan baik.

Namun, untuk menembus pasar internasional, pelaku usaha perlu memperhatikan standar keamanan pangan dan sertifikasi yang berlaku.

Proses produksi harus memenuhi prinsip higienitas, mulai dari pemilihan bahan baku ayam segar hingga pengemasan akhir. Selain itu, uji ketahanan produk dalam rantai distribusi juga menjadi faktor penting.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: