Malbi Sapi, Kuliner Khas Palembang yang Tetap Eksis di Tengah Modernisasi
Malbi sapi, kuliner khas Palembang yang kaya rempah dan sarat makna budaya, tetap bertahan di tengah derasnya modernisasi.-Foto:Istimewa-
PALPOS.CO — Di tengah gempuran kuliner modern dan makanan cepat saji, salah satu hidangan tradisional khas Palembang tetap bertahan dan bahkan semakin mendapat perhatian, yaitu Malbi sapi.
Hidangan berbahan dasar daging sapi ini dikenal dengan cita rasa manis, gurih, dan kaya rempah yang khas, menjadikannya salah satu ikon kuliner yang tidak lekang oleh waktu.
Malbi sapi merupakan masakan tradisional yang sering disajikan pada acara-acara penting seperti pernikahan, hari raya, hingga jamuan adat di Sumatera Selatan.
Meski tidak sepopuler pempek di tingkat nasional, Malbi memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Palembang karena kelezatan dan nilai budayanya yang kuat.
BACA JUGA:Celimpungan, Warisan Kuliner Khas Palembang yang Menggugah Selera
BACA JUGA:Pempek Lenggang, Inovasi Kuliner Khas Palembang yang Kian Digemari Masyarakat
Keunikan Malbi sapi terletak pada proses pengolahan dan penggunaan rempah-rempah yang melimpah.
Daging sapi dimasak dalam waktu lama bersama campuran bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, kayu manis, cengkeh, serta kecap manis yang memberikan warna gelap dan rasa manis khas.
Proses memasaknya membutuhkan kesabaran tinggi karena daging harus dimasak hingga benar-benar empuk dan bumbu meresap sempurna.
Dalam tradisi kuliner Palembang, Malbi sering dimasak menggunakan tungku kayu bakar yang dipercaya mampu memberikan aroma lebih sedap dibandingkan kompor modern.
BACA JUGA:Ceker Mercon Kian Digemari, Sensasi Pedasnya Jadi Primadona Kuliner Lokal
BACA JUGA:Steak Patty Ekonomis Ala Rumahan, Rasa Restoran Tanpa Bikin Kantong Jebol
Seorang pelaku usaha kuliner di Palembang, Ibu Rini (52), mengatakan bahwa kunci utama Malbi yang enak adalah pada keseimbangan rasa dan waktu memasak.
“Kalau Malbi itu tidak bisa buru-buru. Harus pelan-pelan supaya dagingnya empuk dan bumbunya meresap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




